Rabu,12 Okt 2016 11:03 WIB

Penulis: otomotifnet

First Drive Toyota Alphard Hybrid Unlike The Others

  • Foto: sano/otomotifnet

    Jok fabrik bikin terasa lebih lembut dibanding bahan kulit

  • Foto: sano/otomotifnet

    Beda paling terlihat, tombol Auto Stop/Start diganti EV Mode dan instrument cluster kedapatan energy meter

Jepang - Teringat ketika mengetes All New Alphard 3.5 Executive Lounge yang memiliki mesin V6, 3.456 cc, dengan tenaga 266 dk di Indonesia. Rasanya, tenaga yang terlalu besar terasa tidak begitu dibutuhkan untuk kondisi jalan yang kerap kali macet, pun berefek pada konsumsi dalam kota yang hanya 6,7 km/liter.  

Namun akhirnya, PT Toyota Astra Motor akan memasukkan versi lebih masuk akal, yaitu bermesin 2AR-FXE berkapasitas 2.494 cc, ditemani dua motor listrik sehingga berpenggerak e-Four. Beruntung, OTOMOTIF berkesempatan mencobanya di event Toyota Technology Media Trip 2016 lalu.

Karena kami mencoba versi Jepangnya, hampir semua indikator yang disediakan tertera dalam kanji. Sama seperti versi bensin 2.5, start awal sangat halus. Oh ya, pada tahap ini, hanya motor listrik bertenaga 67 dk yang menggerakkan roda belakang. Ketika coba menambahkan tenaga dengan menginjak pedal gas lebih dalam, mesin dengan output 150 dk tidak memberikan respon yang sama dengan setiap hybrid lain yang kami coba hari itu.

Seakan torsi yang muncul tidak datang secara instan, seperti yang seharusnya terjadi ketika mengkombinasikan motor listrik dengan mesin internal combustion, sehingga akselerasi pada Alphard Hybrid ini cenderung tidak mengagetkan. Cocok untuk people carrier seperti ini, karena memang tidak diperuntukkan untuk penggila adrenalin kan?   Sano.otomotifnet.com

EDITOR

Bagja

Top