Sabtu,3 Sept 2016 14:02 WIB

Penulis: Fransiscus Rosano Adi Prakoso

Laporan Langsung dari Jepang

First Drive Toyota i-Road, Most Fun Toyota Yet

  • Foto: Fransiscus Rosano

    i-ROAD jadi salah satu kendaraan yang membuat kami paling penasaran dan terus tersenyum karena kombinasi Active Lean, Rear Wheel Steering dan motor listriknya

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Karakter putaran yang diberikan rear wheel steering berbeda di kecepatan rendah dan tinggi

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Active Lean Technology membuat suspensi kiri dan kanan bekerja individual untuk memiringkan kendaraan jadi seperti motor

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Hanya pakai ban sangat tipis, 80/90 R16 di depan dan 120/90 R10 di belakang

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Masing-masing roda depan ditenagai motor elektrik 2 KW atau 2,68 dk

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Seperti electric vehicle lainnya, charge baterai kendaraan dari sini

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Penerangan utama hanya mengandalkan satu lampu halogen bulat di depan

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Bagian ini yang berputar bila setir dibelokkan

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Menghemat beban, jendela diatur secara manual dengan cara diangkat dan penggunaan bahan ringan

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Bukan jok paling suportif yang pernah kami coba, tapi kehadiran slide di ruang sesempit ini cukup mengejutkan

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Tidak ada tuas transmisi, cukup operasikan dari sini saja

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Kecil-kecil masih punya ruang untuk menge-charge smartphone dengan slot USB

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Tombol untuk hazard ada di sebelah kanan setir

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Rilis rem parkir sudah pakai model injak untuk menghemat tempat

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Setirnya mirip All New Yaris ya?

  • Foto: Fransiscus Rosano

    Sedikit berbeda dengan kebanyakan Toyota, tuas lampu sein ada di sebelah kiri setir

Shizuoka - Ketika diundang Toyota Motors Asia Pacific (TMAP) ke Jepang dalam rangka tahun ketiga kampanye keselamatan regional, OTOMOTIFNET.COM cukup terkagum ketika melihat sederetan daftar mobil terbaru penguasa matahari terbit ini.

Sebut saja Toyota Crown Majesta, Prius Generasi Keempat, Alphard Hybrid, Corolla Fielder, Lexus RC300h, bahkan mobil bertenaga hidrogen Mirai, yang artikel First Drive-nya bisa dibaca di sini.

Namun tidak satupun sederetan list di atas membuat kami tersenyum selebar saat tahu kami akan memiliki waktu kencan singkat dengan personal mobility vehicle Toyota yang sebelumnya sempat kami temui di kantor Toyota Astra Motor (TAM), i-ROAD.

Mungkin beberapa pembaca masih ingat artikel First Impression-nya di sini.

i-Road 2
Karakter putaran yang diberikan rear wheel steering berbeda di kecepatan rendah dan tinggi

Dengan lebar hanya 870 mm, Toyota i-Road dianggap hanya lebih besar sekitar 170 mm dibanding skuter dan lebih kecil 30 mm dari motor besar, membuatnya jadi salah satu kendaraan paling praktis di dunia. Oh jangan lupa, ini anti hujan loh!

Setelah masuk ke dalam dan menyesuaikan posisi jok yang bisa slide, akan muncul indikator bertuliskan ‘READY’ di samping kanan spidometer berwarna birunya setelah anak kunci dimasukkan ke slotnya.

Tanpa tuas transmisi, pindahkan gigi cukup injak pedal rem, lalu tekan tombol D di sebelah kanan setir sampai lampu indikatornya menyala.

i-Road 11
Tidak ada tuas transmisi, cukup operasikan dari sini saja

Jangan lupa, rem parkir di kaki kiri harus dirilis terlebih dahulu sebelum mulai jalan.

Injak pedal gas, i-Road melaju dengan sangat tenang dan mulus berkat penggunaan motor listrik pada setiap roda depannya.

Rasa deg-deg-an pertama justru menghampiri saat kami akan menghadapi tikungan yang dibatasi oleh cone kecil untuk menandai trek di dalam salah satu pit di Fuji Speedway ini.

Berbeda dengan mobil konvensional yang berbelok dengan ban depan, i-ROAD menggunakan rear-wheel steering atau ban belakang untuk berbelok. Sistem ini sempat membuat kami sangat kagok dengan kapan harus menikung.

i-Road 3
Active Lean Technology membuat suspensi kiri dan kanan bekerja individual untuk memiringkan kendaraan jadi seperti motor

Apalagi teknologi active lean membuat suspensi roda depan mengangkat secara individual untuk memberi sensasi cornering seperti di motor. Bedanya, di sini komputer i-Road tidak akan membiarkan kami terjatuh.

Bertemu lintasan lurus lagi, coba saja kami kickdown. Meski 5,36 dk terdengar kecil, percaya lah, kami sama sekali tidak merasa kekurangan tenaga di atas personal mobility vehicle berbobot 300 kg ini. Terutama karena torsi instannya.

Penasaran, tikungan selanjutnya coba kami lahap dengan kecepatan lebih tinggi. Benar saja, active feedback diberikan berupa getaran kecil ke setir, menandakan tingkat kemiringan menikung dan kecepatannya terlalu tinggi.

Terpaksa kami mengerem untuk mengurangi kecepatan, karena rear wheel steering pun berbeda karakternya di kecepatan lebih tinggi.

Sayang sekali, kencan dengan mobil Toyota paling fun ini hrus sangat segera kami akhiri. Tiga menit dengan senyum terbanyak? Try beat that, 86 or next-gen Supra!

i-Road 17
Spidometer sederhana namun terlihat keren dengan backlight biru, ada informasi dari sisa baterai, kecepatan, hingga tingkat kemiringan i-Road

Data Spesifikasi Toyota i-Road:
Mesin: Dua Motor Listrk
Layout Mesin: Mesin Depan Penggerak Depan
Tenaga Maksimum (Motor): 2 x 2,68 dk
Torsi Maksimum (Motor): -
Baterai: Lithium-Ion 5,5 kWh
Transmisi: Direct
Dimensi (p x l x t): 2.345 mm x 870 mm x 1.455 mm
Wheelbase: 1.695 mm
Radius Putar: 2,3 m
Sistem kemudi: Rear Wheel Steering dengan Lean Actuator
Suspensi: Active-Lean Technlogy
Rem: Cakram  
Ukuran Ban: Dunlop 80/90 R16 (Depan) / 120/90 R10 (Belakang)
Berat: 300 kg
Harga: -

EDITOR

Bagja

Jumat,23 Sept 2016 10:30 WIB

Toyota Sienta - Test Drive Review

Senin,19 Sept 2016 15:15 WIB

All New Honda BeAT ESP 2016 - Test Ride

Jumat,9 Sept 2016 13:30 WIB

KUN Bali & Banyuwangi 2016

Top