Jumat,2 Des 2016 20:14 WIB

Penulis: otomotifnet

First drive Toyota Yaris Heykers CVT Jadi Empuk Dan Lembut?

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Ada mode manual 7-percepatan, tuas transmisi dari ā€œD-3, 2, Lā€ kini jadi ā€œD +/-ā€œ

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Meski berbentuk keren, kontur jok depan kurang ramah untuk penumpang berbadan besar

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Sama seperti Sienta, juga belum kedapatan one touch triple turn signal

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Fitur auto climate control juga diturunkan dari Yaris TRD Sportivo sebelumnya

Apakah perubahan mesin, transmisi dan kaki-kaki akan memberi efek signifikan?

Jakarta - Pada edisi lalu, OTOMOTIF sudah membahas detail apa saja perubahan Yaris Heykers dibanding sebelumnya. Bila dirangkum, yang akan berpengaruh pada rasanya ketika dikendarai hanya ada 3 faktor, yaitu mesin, transmisi dan ground clearance. Mengapa ground clearance akan berefek pada drive quality? Karena profil ban kali ini lebih tebal, yaitu 195/55R16 inci. Dikombinasi suspensi TRD, membuat ketinggian total dari tanah jadi 184 mm, sedangkan sebelumnya 149 mm. Akankah menjadi limbung?

Sekarang soal kombinasi mesin dan girboks, meski Toyota berusaha menyebutnya ‘halus’, kami prefer mengatakan efek kombinasi mesin 2NR-FE dan transmisi CVT ini berat di awal. Bagi yang pernah merasakan transmisi 4-speed A/T pada mesin 1NZ-FE di Yaris pre-facelift. Pasti tahu perbedaan mapping dan bobot, membuat responnya tidak seinstan generasi Yaris ‘bulat’. Nah, kali ini rasanya lebih berat lagi.

Baiknya, hilang rasa upshift yang kental pada transmisi ‘Super ECT’ sebelumnya. Sayang karena keterbatasan trek, belum sempat menguji lag transmisi ketika berakselerasi di putaran tengah. Yang jelas, mode manual 7-percepatan yang dilakukan dengan menggeser tuas ke kanan juga tersedia.

Namun yang harus dipuji adalah setting suspensi barunya. Disediakan 4 buah rintangan yang berbentuk seperti polisi tidur tegak setinggi 16 cm. Melewatinya tanpa henti dengan Yaris Heykers, tidak terasa bantingan yang kasar, baik ketika mengenai rintangan tersebut maupun saat kembali jatuh ke aspal. Bahkan ketika diisi 4 penumpang, per hanya mengenai stopper sekali.

Apa artinya? Jelas jarak main suspensi yang lebih jauh membuat bantingan pesaing Suzuki SX-4 S-Cross ini menjadi lebih lembut. Namun apakah mempengaruhi segi handling-nya? Tunggu sesi test drive ya… • Sano/otomotifnet.com

 

EDITOR

Pilot

Top