Selasa,19 April 2016 16:07 WIB

Penulis: otonet

First impression All New Hyundai Tucson GLS Desain jadi Tumpuan

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Desain jadi Tumpuan

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Meski interior terlihat standar, penggunaan bahan high quality menaikkan kelas All New Tucson

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Ventilasi AC belakang pun jadi poin tambahan

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Selain leg room lebih luas karena wheelbase meningkat 30 mm, jok belakang juga bisa recline, langka di kelas medium SUV

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Bagasi meningkat 78 liter dari sebelumnya hingga 591 liter, jok pun bisa dilipat rata

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Buritan menghadirkan kesan “bantet”, taillights yang dibagi beberapa bilah membuatnya seakan sudah mengadopsi LED

Diterima cukup baik di pasar global karena kelengkapan fitur, mesin dan desain barunya, bagaimana All New Tucson di Indonesia?

Jakarta - Setelah pertama kali diperkenalkan di Geneva Motor Show 2015, akhirnya All New Tucson GLS dibawa ke Indonesia.  Kalau ingat IIMS 2011, momen ini seperti terulang karena pengunjung seperti dibuat kaget oleh desainnya yang mengingatkan kalau mobil Korea juga dapat terlihat eye catching.

Bahasa Fluidic Scultpure 2.0 kini menyelimuti Tucson hingga dimensi menjadi lebih panjang 65 mm, lebih lebar 22 mm, namun soal tinggi lebih pendek 10 mm yang membuatnya lebih terlihat seperti crossover dibanding SUV. Menapak ke dalam, akhirnya Hyundai memberikan treatment bahan kualitas tinggi seperti material soft touch di dasbor dan door trim bagian atas.

Plastik ala metal pada fascia tengah juga terlihat high quality, begitu pula setir yang dilimpahi banyak tombol pengatur audio dan dilapisi kulit. Sayangnya, kami melihat banyak fitur yang disunat dari versi global. AC masih menggunakan kenop untuk diputar manual, head unit meski terintegrasi tetapi tidak mengadopsi layar sentuh, tidak ada jok elektrik juga passive keyless entry dengan tombol start/stop engine.

Positifnya, kamera mundur masih diselipkan di spion tengah dengan ECM, begitu juga MID dengan LCD cukup besar dan fitur safety seperti dual airbags. Namun yang paling mengecewakan adalah mesin yang tetap menggunakan Nu 2.0 MPI seperti sebelumnya.

Selain kurang powerful, konsumsi BBM yang cenderung boros pada generasi sebelumnya membuat kami percaya mesin 1.6 T-GDI dan transmisi DCT 7- percepatan juga akan dibawa ke Tanah Air. Sayangnya, pihak HMI menyatakan kualitas bahan bakar di dalam negeri pun belum siap untuk mesin baru canggihnya tersebut. Ini bukan pertama kali HMI menjadikan desain cantik sebagai tumpuan.

Namun dijual Rp 380 juta, SUV Korea ini langsung berhadapan dengan pesaing berat seperti Honda HR-V 1.8, Mitsubishi Outlander Sport atau Nissan X-Trail 2.0 dan tidak memiliki keunggulan di sektor harga. Apakah menjadi head turner cukup untuk membuat masyarakat Indonesia rela mengeluarkan tabungannya untuk Tucson, dibandingkan pesaingnya yang dilimpahi lebih banyak fitur dan nama yang lebih dipercaya di Indonesia?  • (otomotifnet.com)

Data Spesifikasi  All New Hyundai Tucson GLS
Mesin: Nu 2.0 4-silinder segaris MPI dengan D-CVVT
Kapasitas Mesin: 1.999 cc
Tenaga Maksimum: 155 dk @ 6.200 rpm
Torsi Maksimum: 196 Nm @ 4.000 rpm
Transmisi: Otomatis 6-percepatan dengan Shiftronic
Dimensi (p x l x t): 4.475 mm x 1.608 mm x 1.645 mm
Wheelbase: 2.670 mm
Sistem kemudi: MDPS (Motor Driven Power
Steering)
Suspensi Depan: MacPherson Strut, Anti Rollbar
dengan Sokbreker Tipe Gas
Suspensi Belakang: Multi-Link dengan
Sokbreker Tipe Gas
Rem Depan/Belakang: Cakram Ventilasi/Cakram
dengan ABS dan EBD
Kapasitas Tangki: 62 liter
Ukuran Ban: 225/60 R17
Harga: Rp 380 juta on the road Jadetabek

EDITOR

Bagja

Top