Jumat,13 Nov 2015 14:40 WIB

Penulis: Pilot

Long Term Test Produk Aftermarket, Performa Kopling Set Melewati Ragam Kontur Jalan

Foto: F Yosi

Long Term Test Produk Aftermarket, Performa Kopling Set Melewati Ragam Kontur Jalan



Lampung
- Memasuki hari ke-8 LTT Produk Aftermarket kerjasama OTOMOTIF dengan PT Dirgaputra Ekapratama (DEP), hampir segala jenis kontur jalan tanah Sumatera sudah dilalui tim redaksi yang berangkat. Tripmeter pun sudah menunjukkan angka lebih dari 2.300 km.

Mulai dari aspal mulus hingga trek semi-offroad yang menyiksa pinggang. Dan dari semua komponen yang digunakan, mulai dari kaki-kaki, aki, kampas rem hingga kopling set RCA yang dipakai belum menunjukkan tanda-tanda penurunan performa.

Menembus trek tanjakan dan turunan curam, tak hanya kampas rem yang kerja keras. Namun kopling set juga mesti menahan gempuran kaki yang mesti bolak-balik injak pedal demi menjaga putaran mesin tetap di torsi maksimalnya. Terlebih di malam hari saat harus menyusul rombongan truk yang berjalan konvoi.

“Injakan kopling tetap empuk seperti standarnya. Presisi tiap pindah gigi,” terang Billy Riestianto, Editor in Chief OTOMOTIF yang kebagian nyetir Toyota Avanza pada rute Palembang menuju Lampung. Berkat jarak main kopling yang seperti layaknya mobil baru, alhasil nyetir jauh dengan medan berat pun jadi terasa mudah.

“Ini disebabkan material facing (kampas) kopling RCA terbuat dari bahan non asbestos, sehingga tahan di putaran dan temperatur tinggi,” jelas Irwan Ferryal, GM Product dan Logistic DEP yang menemani di perjalanan.

Serunya, karena kopling set ini dibuat sesuai standarisasi OEM, keenakan lainnya adalah tidak menimbulkan judder atau getar di berbagai putaran mesin. Mau dibawa santai tetap presisi, nyetir ngebut pun kopling tetap empuk saat diinjak.

Tersedia untuk berbagai merek dan tipe kendaraan buatan Jepang. Keuntungan lainnya, umur pakainya pun bakal awet. RCA punya lifetime sekitar 1,5 sampai 2 tahun untuk pemakaian normal, dengan range harga di kisaran Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu.

Mau tahu bedanya? Rasakan saat melepas pedal kopling deh. Begitu torsi mesin bekerja mendorong mobil, bantu sedikit dengan injakan di pedal gas, lalu rasakan tenaga mesin bekerja membuat Avanza lebih laju.

Nah, rute tahap pertama ini benar-benar bikin kopling kerja berat. Masuk ke Lampung saja, kondisi jalan yang di beberapa titik rusak bikin OTOMOTIF harus mengerem supaya isi mobil enggak terbanting, tapi harus langsung gaspol untuk menyusul truk yang berjalan pelan.

Penasaran kan seperti apa berbagai macam produk ini diuji OTOMOTIF. Nantikan terus hasil akhirnya ya…

EDITOR

Denta

Top