Selasa,25 Agust 2015 09:03 WIB

Penulis: bagja otomobil

Menaklukkan Kebuasan Godzilla di Sirkuit Inggris

Foto: Rio

Menaklukkan Kebuasan Godzilla di Sirkuit Inggris


Silverstone - Datang di hari keempat Nissan GT Academy di sirkuit Silverstone, Inggris atas undangan PT. Nissan Motor Indonesia (NMI), OTOMOTIFNET tak sekadar menyaksikan kegigihan tim anak muda yang tadinya sekadar bermain konsol game namun kini membawa nama bangsa di ajang pencarian bakat membalap ini. 

Setelah menempuh perjalanan lebih dari 13 jam dan istirahat semalam. Esok harinya tim jurnalis langsung disuguhi ‘mainan’ sehari-hari yang tak biasa. Yup, tak tanggung-tanggung tersedia 5 unit Nissan GT-R dan 370Z untuk dijajal di salah satu sirkuit legendaris Inggris. 

Bagai anak kecil ketemu mainan, OTOMOTIFNET sempat menyangka sesi ini hanya sekadar menyetir di sirkuit dengan kawalan pace car. Langsung saja sebuah GT-R berwarna silver dipilih. 

Ternyata selesai memutari 1 lap untuk pengenalan, instruktur asal Inggris tak segan-segan langsung meminta untuk full trotthle. Yippiieeeyy… 

Injak pegal gas full, instruktur yang duduk di samping begitu detail memberitahu di mana harus menginjak rem, kapan harus belok sampai mana tikungan yang bisa dilibas sambil injak gas pol.
 
Tikungan 4 misalnya yang agak tricky karena treknya menanjak dan agak berbelok ke kiri, namun setelah itu langsung ketemu tikungan kanan tajam. Harus ambil line mepet kiri, instruktur tak segan-segan bilang, “accelerate… accelerate more…” 

Sambil berdiskusi, OTOMOTIFNET sempat bilang kalau suspensi sang Godzilla terasa agak limbung kalau mesti gaspol di tikungan. Dengan baik hati, sang instruktur pun langsung memindahkan mode suspensi ke sport.
 
Rasanya langsung berubah, walau tetap saja kebuasan mesin VR38DETT, berkapasitas 3.800 cc dengan twin turbo di balik kap mesin masih membuat suspensi standar terasa kurang untuk cornering di high speed. 

Terakhir melirik spidometer, indikator kecepatan mencapai angka 230 kpj, tapi mata lebih fokus melihat putaran mesin dan posisi gigi.

Untungnya terbantu paddle shift di balik setir. Jelas meng-handle GT-R tak pernah membosankan hingga akhirnya 7 lap kemudian berakhir. Pfiiuuuhhh… (mobil.otomotifnet.com)
Top