Senin,13 Juni 2016 10:15 WIB

Penulis: otomotifnet

Mercedes-Benz C 63 S AMG, 'Monster' Ganas Terselubung Kemewahan

  • Foto: sano/otomotifnet

    Sesama V8 BiTurbo, output di C63s lebih besar 34 dk dibanding di C 63 S standar, torsi pun 50 Nm di atas AMG GT S

  • Foto: sano/otomotifnet

    Bukan hanya cepat, C 63 S AMG ini juga dilengkapi fitur canggih seperti kamera 360 derajat dan radar untuk Distronic+

  • Foto: sano/otomotifnet

    Dibanding trim merah-hitam yang sportinya, kami lebih suka jok bucket kulit dengan motif wajik cokelat ini yang lebih menyembunyikan kebringasannya dengan kemewahan

  • Foto: sano/otomotifnet

    Dual sunroof sedikit memberi kesan lega di kabin berukuran kompaknya

  • Foto: sano/otomotifnet

    Race Start, launch control untuk Mercedes- Benz yang memaksimalkan traksi di awal, sekaligus memberi efek suara heboh saat meluncurkan mobil

Bagaimana ketika mesin AMG GT S dipasangkan ke sedan kompak Mercedes- Benz? Ini jawabannya…

Malaysia - Menunggu giliran pada siang yang terik itu di pit stop Sirkuit Sepang, Malaysia, sebuah C-Class lewat di depan OTOMOTIF.  Kalau saja pengemudinya tidak menggeber gasnya saat berhenti, kami tidak akan tahu kalau itu versi tersangarnya, Mercedes-Benz C 63 S AMG.

Meski punya body kit AMG Line, melihat sekilas sedan sepanjang 4,7 m ini lewat akan sulit membedakannya dari C250 AMG biasa.

Tanpa mendengar suaranya, hampir mustahil mengetahui salah satu mesin V8 Mercedes-Benz terkuat ada di balik kap mesinnya. Masuk ke dalam, tekan tombol Start/Stop dan suara mesin 4.000 cc langsung membuat bibir tersenyum.

Karena kesempatan 1 putaran di sirkuit F1 ini tidak mau terbuang sia-sia, AMG Dynamic Select di konsoltengah langsung dimasukkan ke mode Race, yang otomatis juga menyalakan indikator bergambar knalpot, menandakan bypass untuk suara lebih sangar.

Kickdown, akselerasi yang luar biasa kuat langsung menarik badan ke jok bucket yang sangat mengikat badan (ya, mengikat, bukan lagi memeluk). Respons mesin bertenaga 510 dk ini pun sangat instan, tak sadar ada turbocharger bila tidak diberitahu di awal.

Klaim 0-100 km/jam hanya dalam 4 detik, jelas tidak diragukan bila menggunakan Race Start. Apalagi perpindahan transmisi multiclutchyang luar biasa cepat, baik otomatis maupun saat dipindahkan manual dari paddle shift.

Namun yang membuat senyum paling lebar adalah suara ‘brebet’ dari knalpot saat deselerasi. Hard braking sebelum menikung, sedikit terasa goyangan ala mobil high performance dengan layout mesin depan dan penggerak belakang.

Injakan pedal gas juga harus hatihati, karena berlebih sedikit saja akan membuat bagian belakang oversteer, meski tetap mudah dikendalikan karena kehadiran Electronic AMG Rear Axle Differential Lock-nya.

Dibanding supercar yang terlihat mencolok dan kurang nyaman dipakai sehari-hari, sedan fungsi hybrid seperti ini lah rasanya lebih disuka. Memiliki manner dan tampilan yang fit in di keramaian, tetapi mudah saja mempecundangi berbagai sports car lainnya disirkuit.• 

Data Spesifikasi Mercedes-Benz C 63 S AMG

Mesin: AMG 4.0 Litre V8 Biturbo
Kapasitas: 3.982 cc
Rasio Kompresi: 10,5 : 1
Layout: Mesin Depan Penggerak Belakang
Tenaga Maksimum: 510 dk @ 5.500 – 6.250 rpm
Torsi Maksimum: 700 Nm @ 1.750 – 4.500 rpm
Transmisi: Otomatis Kopling Ganda AMG SpeedShift MCT 7-percepatan dengan Race Start
Dimensi (p x l x t): 4.756 mm x 1.839 (2.020)* mm x 1.426 mm *lebar dengan spion
Wheelbase: 2.840 mm
Ground Clearance: 112 mm
Radius Putar: 5,61 m
Sistem kemudi: Electromechanical AMG Speed-sensitive Sports Steering
Suspensi Depan: Control Arm Suspension dengan Coil Spring dan Torsion Bar Stabilizer
Suspensi Belakang: Multi-link Independent Suspension dengan Coil Spring dan Tubular Torsion Bar
Damper: AMG Ride Control Sports Suspension dengan Adaptive Adjustable Damper, 3-Stage “Comfort”, “Sport”, “Sport+”
Rem Depan/Belakang: Cross Drilled Ventilated Disc/Cross Drilled Ventilated Disc
Ban: Continental ContiSportContact 265/35ZR19
Kapasitas Tangki/Cadangan: 66 liter/10 liter
Berat: 1.730 kg
Harga: RM 698.888 atau Rp 2,3 miliar (Malaysia)

EDITOR

Bagja

Top