Senin,28 Nov 2016 12:03 WIB

Penulis: otomotifnet

Renault Kwid 1.0 Rxt Disguised Compromises

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Selain sudah dilengkapi spidometer digital, fitur seperti one touch triple

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Seisi kabin disediakan banyak storage terbuka maupun dalam bentuk laci, makin mewah karena penggunaan fascia tengah berkelir piano black

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Posisi duduk cukup nyaman dengan adanya support minim, sayang baik jok tidak dilengkapi pengatur ketinggian dan setir sama sekali tidak bisa diatur

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Jok belakang baru dilengkapi seat belt dua titik untuk semua posisi

  • Foto: Rian/otomotifnet

    ‘Mini Duster’ ini akan terlihat lebih sangar jika pelek yang digunakan lebih lebar

Pertama melihatnya, seakan tak mengira Kwid akan berada di rentang harga yang hampir sama dengan LCGC?

Jakarta - Well, paling tidak Renault cukup pintar untuk menyembunyikan ‘titik murah’-nya, jika hanya dilihat sekilas. Namun sebelum OTOMOTIFNET.COM  membocorkan bagian mana saja yang jadi cost down, tentu lebih baik mengetahui apa yang membuat Kwid spesial. Pertama, Kwid satu-satunya varian di bawah Rp 150 jutaan yang dilengkapi tampilang tough ‘SUV’ look. Mulai dari bumper dengan gril berstruktur bold, fender, rumah fog light dan bumper belakang yang dilapisi skid plastik.

Tak hanya di luar, detail seperti jok fabrik yang menggunakan kombinasi kelir merah dan abu-abu terlihat sporti. Bahkan bagian atas setirnya sudah dilapis kulit. Bagian terbaiknya saat melirik fascia tengah yang diramaikan trim piano black. Bukan hanya AC dengan heater dan pengaturan arah ke bagian bawah yang jadi satu-satunya di kelas.

Plus HU terintegrasi MediaNAV dari LG berlayar sentuh 7 inci yang sudah dilengkapi fitur seperti USB dan AUX port, Bluetooth hingga navigasi GPS. Sounds too good to be true? Tunggu sampai melihat bagian mana saja yang membuatnya ‘terjangkau’.
Mulai dari pelek, ukuran 13 inci masih terdengar biasa.

Tapi akan sulit mendandaninya, karena PCD yang digunakan hanya berbaut 3. Belum lagi lebarnya yang dilapis ban 155/80, terlihat lebih mirip seperti space saver dan ‘cungkring’ dari belakang. Wiper depan pun hanya satu. Memang tidak masalah soal fungsi, namun akan terlihat janggal ketika sadar di bawahnya tak dilengkapi cowl grille plastik.

Di belakang, sewajarnya untuk harga ini tak ada wiper dan defogger. Namun fender belakang yang tidak di-cover plastik sama sekali, dikhawatirkan akan membuat road noise terdengar jelas. Apakah kompromi yang tersamarkan tampilan dan fiturnya tersebut dapat terbayarkan oleh rasa mesin 3-silinder bertenaga 67 dk-nya itu? Tunggu sesi first drive yaa.  Sano/otomotifnet.com

Recall

Renault India baru saja mengumumkan recall lebih dari 50 ribu unit Kwid terkait persoalan suplai bahan bakar. Untung, hanya Kwid bermesin 800 cc yang di-recall, sehingga unit yang akan dijual di Indonesia tetap aman

EDITOR

Pilot

Top