Jumat,5 Agust 2016 11:07 WIB

Penulis: otomotifnet

Test Drive All New Audi A4 2.0 TFSI Quattro

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Pemilihan mode berkendara Drive Select Individual bisa dibedakanmasing-masing faktor, dari bobot setir, respon gas dan damper, juga bisa diset Auto

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Apple CarPlay membuat tampilan MMI makin mirip iOS dan mudah dioperasikan, sayang Android Auto ternyata belum support digunakan di Indonesia

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Tanpa Virtual Cockpit pun, instrument cluster 3D ini termasuk yang paling futuristik yang pernah kami lihat

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Pengontrol AC unik dan simpel, bila tombol belum ditekan tapi tangan sudah di atasnya maka akan bereaksi

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Predictive Efficiency Assistance, memanfaatkan GPS dan radar agar kami melepas injakan dari pedal gas saat mendekati turunan

  • Foto: Rian/otomotifnet

    AC 3-zone satu-satunya di kelasnya

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Menyalakan lampu LED di overhead console depan cukup sentuh bagian lampunya

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Desain dasbor mirip flagship SUV Q7, juga dengan ambient lighting yang warnanya bisa diubah secara individual, serasa membuat A4 naik kelas

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Interior terlapang di kelasnya, sepertinya tidak butuh naik ke A6 nih untuk terasa nyaman jadi penumpang

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Bagasi tanpa sensor pembuka otomatis atau motor elektrik, terluas di kelasnya dengan kapasitas 500 liter dan jadi 965 liter ketika jok tengah dibuka

  • Foto: Rian/otomotifnet

    All New Audi A4 2.0 TFSI Quattro

Jangan langsung terusik harga yang ditawarkan, berbagai kelebihan yang dimiliki justru hampir membuatnya menjadi sedan kompak premium yang sempurna

Jakarta - Ketika pricelist off the road BMW Seri-3 dimulai dari Rp 600 jutaan, mayoritas akan kaget varian teratas Audi A4 yang masih menggunakan mesin 4-silinder sudah menyentuh harga dua kali lipatnya.

Apple CarPlay dan Android Auto yang pertama dihadirkan di Indonesia memang jadi daya tarik tersendiri, tetapi PT Garuda Mataram Motor tidak akan sepede itu jika hanya mengandalkan fitur baru tersebut.

Setelah mencoba mengelilngi Jakarta lebih dari 400 km, barulah OTOMOTIF sadar betapa hampir flawless-nya sedan eksekutif dari Jerman ini. Tak hanya menawarkan fitur yang tidak biasa, kenyamanan yang ditawarkan bisa dibilang biasa dimiliki kelas di atasnya, dikombinasikan kepraktisan yang diberikan sedan kompak.

MMI Plus Bang & Olufsen

Sistem MMI (Multi Media Interface) dengan layar 8,3 inci sudah beresolusi tinggi dan hanya bisa dikontrol pengendali rotari plus trackpad di konsol tengah, yang juga kedapatan empat tombol bantuan shortcut di sekelilingnya.

Meski Audi sangat membanggakan sistem voice command yang disebut Speech Dialogue-nya, juga sistem Audi Navigation, kami justru prefer menggunakan Apple CarPlay dan Sirinya yang bisa diakses hanya dengan mencolok sebuah iPhone dengan iOS 7 ke atas.

Surga sesungguhnya justru datang dari sound system premium Bang & Olufsen. Dilengkapi 19 loudspeaker dan konfigurasi 3D Sound, tidak ada jenis lagu yang terdengar tak nikmat.

Baik itu lagu instrumental Let It Snow yang dimainkan The Piano Guys atau genre heavy metal seperti A Little Piece of Heaven dari Avenged Sevenfold, detail suara terdengar luar biasa dan powerful, apalagi bila EQ 3D diset datang dari depan.

Kenyamanan & Handling

Sedan kompak, berarti bantingannya keras kan? Ternyata tidak lagi. Bahkan dengan sports suspension pada varian Quattro ini yang mengurangi ketinggian 20 mm, kehadiran damper yang bisa diatur kekerasannya membuat kenyamanan melewati jalanan bergelombang jauh di atas yang sedan ini biasanya berikan.

Lebih empuk dibanding suspensi C-Class tanpa damper, sedikit lebih keras dibanding kaki-kaki Seri-3 dengan damper di mode Comfort, kira-kira begitu karakter A4 ini. Tanpa mode Dynamic pun, melahap tikungan tidak terlalu banyak memberikan body roll. Bila tidak puas,

cukup aktifkan mode tersebut, namun tidak terlalu disarankan karena terasa kaku melewati lubang. Pada akhirnya, menggunakan A4 justru terasa seperti best of both worlds. Bantingan yang lembut karena adaptive dampers, sekaligus handling luar biasa karena sasis kaku dan ukuran kompaknya.

Performa & Konsumsi

Disediakan 5 Drive Select, sebenarnya karakter mesin A4 berubah-ubah tergantung mode yang dipilih. Mode Efficiency misalnya, respon throttle menjadi lebih lambat dengan input setir ringan. Mode Dynamic, putaran mesin selalu dijaga di atas 1.600 rpm agar boost turbo selalu maksimal ketika pedal gas diinjak.

Karakter perpindahan transmisi 7-percepatan dual-clutch terasa seamless dan tidak kikuk di kecepatan rendah pada mode Comfort, selama tidak mengerjai kopling otomatisnya dengan menurunkan gigi via paddle shift saat sedang berakselerasi.

Pada mode Dynamic, perpindahan instannya menjadi yang diidam-idamkan penggila mobil cepat. Namun kami lebih suka memilih mode Auto, sehingga membiarkan mobil memutuskan sendiri mode mana yang cocok digunakan.

Yang jelas, traksi maksimal penggerak empat rodanya membuat tidak banyak tenaga 252 dk yang terbuang, terbukti dari akselerasi 0-100 km/jam lebih cepat 0,2 detik dari BMW 330i.

Data Spesifikasi

Mesin: 4-silinder segaris dengan Direct
Injection, Turbocharger dan Audi Valvelift System
Kapasitas: 1.984 cc
Layout Mesin: Mesin Depan Penggerak 4 Roda
Tenaga Maksimum: 252 dk @ 5.000 – 6.000
Torsi Maksimum: 370 Nm @ 1.600 – 4.500 rpm
Transmisi: Otomatis Kopling Ganda 7-percepatan S tronic
Dimensi (p x l x t): 4.726 mm x 1.842 (2.022)* mm x 1.427 mm *lebar dengan spion
Wheelbase: 2.820 mm
Radius Putar: 5,75 m
Ground Clearance: mm
Sistem kemudi: Electromechanical Power Steering
Suspensi Depan: Five Link Axle dengan Coil Spring dan Stabilizer
Suspensi Belakang: Five Link Axle dengan Coil Spring dan Stabilizer
Damper: Variable Damping Control
Rem Depan / Belakang: Cakram Bervetilasi / Cakram Berventilasi dengan ABS, EBD, EDL, ASR dan Torque Vectoring
Ukuran Ban: 245/40 R18
Kapasitas Tangki: 58 liter
Berat: 1.585 kg
Harga: Rp 1,2 miliar on the road Jakarta

Data Tes

0 – 60 km/jam: 2,8 detik
0 – 100 km/jam: 5,8 detik
40 – 80 km/jam: 2,4 detik
0 – 201 m: 9,2 detik
0 – 402 m: 14,1 detik

Data Konsumsi

Dalam Kota: 9,3 km/liter
Luar Kota: 15,1 km/liter
Konstan 60 km/jam: 23,8 km/liter @ 1.200 rpm (6th)
Konstan 100 km/jam: 15,6 km/liter @ 1.400 rpm (7th)

Test Drive All New Audi A4 2.0 TFSI Quattro
BMW 330i (F30)

p e s a i n g

BMW 330i  (F30)
Mesin: 4-silinder segaris 1.998 cc dengan Twin-Scroll Turbocharger
Tenaga / Torsi: 252 dk / 350 Nm
Transmisi: Otomatis 8-percepatan
Harga: Rp 849 juta off the road Jabodetabek

Test Drive All New Audi A4 2.0 TFSI Quattro
Mercedes-Benz C250 AMG (W205)

Mercedes-Benz C250 AMG (W205)
Mesin: 4-silinder segaris 1.991 cc dengan Turbocharger
Tenaga / Torsi: 211 dk / 350 Nm
Transmisi: Otomatis 7-percepatan
Harga: Rp 849 juta off the road Jabodetabek

 

EDITOR

Bagja

Top