Kamis,12 Nov 2015 11:05 WIB

Penulis: pewete pewete

Test Drive Great New Daihatsu Xenia 1.3 X Deluxe M/T

Foto: TYO

Test Drive Great New Daihatsu Xenia 1.3 X Deluxe M/T



Desain penel spidometer yang baru, membuatnya enak dibaca. Hanya saja ketidakadaan fitur MID, bikin keder berapa sebenarnya urusan pemakaian bahan bakar


Jakarta - Berubahnya desain bodi masih jadi hal yang menarik perhatian bagi konsumen. Meskipun yang melenggang di depan mereka itu Great New Daihatsu Xenia tipe X Deluxe M/T. Itu sudah pasti terjadi, mengingat enggak ada beda desain bodi antara yang bertransmisi matik ataupun manual.



Mesin baru berkode 1NR-VE DOHC Dual VVT-I, menggantikan  mesin  K3-VE DOHC VVT-i

Perbedaan mencolok antar tipe terlihat pada penggunaan aksen krom dibagian depan. Contohnya di tipe yang di tes ini. Aksen krom hanya ada pada 4 bilah grillnya saja. Saatnya masuk ke dalam kabin low MPV bermesin 1.300 cc ini. Memang terasa nyaman duduk di jok Great New Xenia (GNX), tapi buat yang tinggi badannya 175 cm ke atas posisi duduknya terasa lebih tinggi.



Duduk di jok Great New Xenia nyaman, tapi buat yang tinggi badannya 175 cm ke atas posisi duduknya terasa lebih tinggi

Kondisi ini membuat pandangan pengemudi menjadi jauh lebih luas. Namun disisi lain, posisi badan jadi agak kaku saat bermanuver. Mungkin bagi pengemudi yang tinggi badannya di bawah 175 cm, punya visibilitas berbeda.



Head unit Kenwood DPX-U5140 terintegrasi dengan pengaturan audio yang bisa maksimal

Melihat sekeliling interior, tampak kalau di bagian pilar belakang enggak tertutup. Dengan kelir putih, jelas terlihat bagian itu sama dengan warna bodi di eksterior. Sementara itu, pengemudi harus pasrah dengan kondisi setir. Maksudnya, pada bagian ini enggak ada fitur tilt steering untuk menyesuaikan posisi kemudi sesuai keinginan.



Jok belakang bisa ditekuk rata dengan tanah, jadi lega dan bisa bawa banyak barang

Namun desain penel spidometer yang baru memudahkan dibaca. Hanya saja ketidakadaan fitur MID, bikin keder berapa sebenarnya pemakaian bahan bakar. Lanjut langsung menjajal performa mesin dimana mesin baru berkode 1NR-VE DOHC Dual VVT-I, menggantikan mesin K3-VE DOHC VVT-i. Klaimnya mesin baru tersebut lebih bertenaga namun tetap irit bahan bakar.



Aksen krom hanya pada 4 bilah grillnya saja dan tanpa foglamp

Oke dites satu persatu ya. Memakai alat ukur Racelogic, GNX ini tercatat berakselerasi 0-60 kpj butuh waktu 5,9 detik. Untuk menempuh jarak 201 m memakan waktu sekitar 12,5 detik. Saatnya untuk mengetahui konsumsi bahan bakar.



Ada sensor mudur, enggak usah khawatir kalau mau parkir

Oleh karena enggak ada MID, maka metode pengetesan dilakukan langsung dengan menggunakan tabung khusus yang diisikan bahan bakar Pertalite sebanyak 2 liter. Setelah menempuh jalanan dalam kota yang beberapa jalurnya macet karena perbaikan dan pembangunan, akhirnya GNX mogok di 9,4 km dari posisi pengisian awal.

Sedangkan dites secara konstan dengan kecepatan 100 kpj, jarak tempuh untuk pemakaian 1 liter bahan bakar bisa menempuh 15,4 km. Sekarang giliran menjajal performa mesin, sekaligus merasakan kemampuan dari suspensi yang menggunakan MacPherson strut dengan per keong dan stabilizer di suspensi depan.

Sedangkan belakangnya pakai sistem 5 link rigid axle dengan per keong. Di kecepatan tinggi, memang dirasakan kestabilan dari sistem suspensi yang dipasang. Tapi itu malah menimbulkan kecurigaan, terutama jika menghadapi jalanan keriting. Benar saja, di jalan yang enggak rata baru terasa kekerasan dari suspensi GNX.

Meski begitu, mungkin saja gejala tersebut tidak terjadi apabila dikendarainya tidak seorang diri. Alias ada penumpang belakang. • (otomotifnet.com)



TESTIMONI


Bambang Riyanto, 48 th pemilik Daihatsu Xenia R Sporty A/T

Posisi duduknya membuat pandangan kedepan pengemudi jadi lebih luas. Desainnya yang gagah tentu bikin konsumen tertarik untuk memiliki model terbaru dari produk ini.
Seperti pada umumnya mobil baru, maka suspensinya terasa keras. Baik saat dipakai sendirian atau ketikan berdua dengan istri

DATA SPESIFIKASI:
Mesin : 1NR-VE DOHC Dual VVT-I, kapasitas : 1.329 cc, 4 silinder dan 16 klep Tenaga Maksimum : 97 dk/6.000 rpm Torsi Maksimum : 120.6 N-m/4.000 rpm P X L X T (mm) :  4.140 X 1.600 X 1.695 Jarak Sumbu Roda (mm) : 2.655 Jarak Pijak Depan & Belakang (mm) : 1.425 & 1.435 Tinggi Dari Tanah (mm) : 200 Kapasitas Tangki : 45 liter Transmisi : Manual 5 percepatan Sistem Kemudi : Rack & Pinion Electric Power Steering Rem Depan & Belakang : Cakram & teromol Suspensi Depan: Mac Person Strut, per keong dengan stabiliser Suspensi Belakang : 5 link rigid axle dengan per keong Ban : 185/70R14 Harga : Rp 185.900.000

DATA KONSUMSI:
Dalam kota : 9,4 km
Luar kota : 15,8 km
Konstan 60 kpj : 19,7 km
Konstan 100 kpj : 15,4 kpj

DATA TEST:
0-60 kpj : 5,9 detik
40-80 kpj :6,4 detik
0-100 kpj : 14,6 detik
0-201 m : 12,5 detik
0-402 m : 19,5 detik





EDITOR

Otomotifnet

Top