Senin,28 Sept 2015 15:07 WIB

Penulis: pewete pewete

Test Drive Hyundai Santa Fe D-SPEC Limited

Foto: TYO

Test Drive Hyundai Santa Fe D-SPEC Limited



Pabrikan asal Korea ini punya magnet sendiri untuk penggemarnya. Selalu berinovasi dan mementingkan ragam fitur yang berguna bagi pemiliknya


Jakarta
- Memang, nyaris tak ada ubahan yang berarti di eksterior. Gril krom dengan deretan lampu LED, kali ini dilengkapi DRL, yang kalau malam hari belum menyalakan lampu utama, sinar dari DRL saja rasanya cukup terang. Biar satpam penjaga komplek enggak silau, caranya posisikan tuas di posisi lampu senja, dan jangan aktifkan lampu kabut.



Area dasbor tengah kini lebih menenangkan mata, enggak terlalu banyak warna biru dari panel kontrol

Jadi DRL enggak aktif, pun lampu utama enggak bikin mata satpam memicing. Soalnya, head lamp saja sudah menggunakan Xenon HID 4.300 kelvin, plus masih ada deretan lampu senja LED. Belum lagi kalau lihat belakangnya, lampu rem dan 3rd brake lamp juga sudah menggunakan bohlam LED.



Around view monitor bikin parkir lebih mudah dan bisa dimanfaatkan maksimal untuk mencegah bodi baret kalau lagi macet-macetan

Enaknya tentu kalau lagi jalan malam hari. Dijamin enggak bakal kekurangan sinar. Nah, serunya lagi begitu masuk kabin. Kalau sebelumnya terasa terlalu banyak warna biru di area dasbor, mulai dari panel kontrol AC hingga audio. Kali ini sedikit lebih redup berkat penggunaan head unit monitor, yang bisa layarnya bisa di-nonaktifkan.



AC dual zone bikin suasana interior lebih individual, plus AC untuk penumpang belakang bikin kabin lebih cepat dingin

Penggunaan monitor terintegrasi ini bukan sekadar ingin menampilkan video atau navigasi. Tapi terdapat 4 kamera di sekeliling bodi, yang hasilnya bikin memarkirkan Santa Fe D-Spec lebih mudah. Yup, kini ada around view monitor yang langsung aktif begitu di posisi gigi mundur.



Tapi kalau lagi macet dan sensor parkir selalu bunyi. Coba saja nyalakan kamera secara manual. Intip saja bagian mana yang paling dekat dengan kendaraan lain, bisa menampilkan hanya sisi kiri atau kanan, atau penasaran seberapa dekat jarak dengan kendaraan di depan. Efektif mencegah bodi baret gara-gara ada motor nyelip atau tidak jaga jarak. • (otomotifnet.com)

HANDLING ASYIK, KONSUMSI IRIT

Improvement Hyundai tak hanya di interior, bagian yang jarang terlihat alias kaki-kaki ternyata juga mengalami perbaikan. Memang, karakter Santa Fe terdahulu sebenarnya sudah enak. Sedikit keras, namun begitu harus mengeluarkan tenaga sebesar 197 dk di roda, handling saat high speed terbilang mengasyikkan.



Kali ini, suspensi terasa lebih lembut saat jalan pelan, namun tak kehilangan performanya begitu kencang. Teringat saat dulu mesti menyusul rekan redaksi di Anyer malam hari ditambah hujan deras. Enggak khawatir meski harus sedikit ngebut, traksi ke jalan selalu tersedia. Bisa jadi akibat penggunaan roda 19 inci dengan ban ukuran 235/55R19.



Terkenal berkat panoramic roof, rasanya fitur ini yang bikin Santa Fe punya nilai lebih


Apalagi kini desain peleknya juga lebih atraktif, palang lima double yang sedikit menekuk di ujungnya. Hebatnya lagi, roda sebesar ini sama sekali enggak mengurangi performa mesinnya. Torsi sebesar 436 Nm tersedia mulai dari putaran mesin 1.800 rpm sampai 2.500 rpm.



Belakangnya kini semakin ramai emblem, mulai dari tulisan Santa Fe, Limited, D-Spec di sisi kiri dan emblem CRDi juga VGT di sisi kanan

Coba di parkiran kantor, mudah saja membuat roda depan spin, bahkan bisa burn out sembari menginjak pedal rem. Tapi tenang saja, usah khawatir soal konsumsi walau tenaganya terbilang besar. Hasil pengetesan untuk rute dalam kota menghasilkan rasio 10,2 kpl (kilometer per liter), namun jangan dipakai untuk parkir lama sambil menghidupkan mesin ya.

Pasti angkanya langsung drop jauh.Saat diuji jalan konstan eco driving 60 kpj, hasil konsumsinya langsung meningkat signifikan. Mesin hanya berputar di 1.400 rpm, MID hanya menampilkan angka 4,5 liter per 100 km, alias 22,2 kpl.

TESTIMONI

Philips Tobing, 37 tahun, pengguna All New Honda CR-V 2.4

Fiturnya berlimpah sebagai SUV, seru kalau ngajak jalan anak-anak. Mulai dari head unit monitor yang bisa memutar beragam format audio dan video. Bikin anak enggak cepat bosan. Aplikasi kamera di sekeliling bodi juga bikin hati tenang kalau lagi parkir atau macet.

Belum lagi panoramic roof, selain menyenangkan untuk anak-anak, sekaligus bikin interior terasa lebih lapang. Hanya saja ruang kabin paling belakang terasa nanggung kalau mesti bawa penumpang lagi. Hanya cocok untuk anak kecil.

DATA TEST:
Konsumsi (liter:km)
Dalam Kota: 1:10,2
Luar Kota: 1:13,5
Konstan 60 kpj: 1:22,2
Konstan 100 kpj: 1:17,8

Akselerasi
0 - 60 kpj: 4,1 detik
40 - 80 kpj: 3,7 detik
0 - 100 kpj: 9,2 detik
0 - 201 m: 10,9 detik
0 - 402 m: 16,7 detik

DATA SPESIFIKASI:

Mesin: R2.2 CRDi, e-VGT (Variable Geometry Turbo)
Kapasitas: 2.199 cc
Diameter x Langkah: 85,4 x 96 mm
Rasio Kompresi: 16:1
Pasokan Bahan Bakar: Common-rail System
Tenaga Maksimum: 194 dk/3.800 rpm
Torsi Maksimum: 436 Nm/1.800-2.500 rpm
Transmisi: FWD, Otomatis, 6 Percepatan Shiftronic
Suspensi (Depan/Belakang): MacPherson Strut type/Multi-link type
Sokbreker: Gas, HPD (High Performance Damper)
Rem (Depan/Belakang): Cakram ventilasi, Floating Caliper/Cakram solid, Floating Caliper
Roda (Pelek/Ban): Alloy, 19 x 7,5 inci/ 235/55R19
Power Steering: Hydraulic Power Assisted, Rack & Pinion

Dimensi
P x L x T: 4.650 x 1.628 x 1.690 mm
Radius Putar: 5,45 m
Kapasitas Tangki: 64 liter
Harga: Rp 522,25 Juta




EDITOR

Otomotifnet

Top