Senin,29 Agust 2016 13:04 WIB

Penulis: otomotifnet

Test Drive New Honda Brio Satya E CVT

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Perubahan dibagian engine, bikin power naik 2 dk dari versi sebelumnya

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Tombol AC serba digital, mewah dikelasnya

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Kabin two tone berjiwa muda

Ubahan mesinnya bikin lebih irit bahan bakar dan bertenaga

Jakarta - Masuk ke kabin New Honda Brio Satya E CVT, terasa seperti anak muda. Kelir two tone (hitam dan beige) di bagian dasbor dan door trim (beige) yang bikin hidup terasa lebih berwarna.

Tekan dulu tombol On/Off AC yang berada di bawah head unit double DIN, baru kemudian atur kecepatan blower (kiri) juga temperaturnya (kanan). Untuk yang satu ini, sudah serba digital dan ini bikin LCGC yang satu ini ada kesan mewahnya.

Irit

Selanjutnya, mari jalan-jalan bersama si mungil yang menggunakan mesin 1.2L CVT i-VTEC. Mengganti transmisi otomatis yang konvensional menjadi CVT, diklaim bisa membuat New Brio Satya lebih responsif dan irit. Pada pemakaian dalam kota yang treknya datar-datar saja, penggunaan transmisi CVT membuat perjalanan terasa halus. Saat harus melakukan stop and go, performa mesin yang dirasakan sangat mencukupi untuk penggunaan sehari-hari.

Dengan menggunakan bahan bakar RON90, angka pemakaian dalam kotanya bisa mencapai 13,4 km/l. Ini bisa dibilang cukup irit, mengingat perjalanannya yang acap kali terjebak macet. Urusan pengukuran emakaian bahan bakar, tidak hanya untuk penggunaan dalam kota saja. Diajak meluncur ke luar kota yang tentunya masih seputaran Jakarta, angka average di spidometer menunjukkan pemakaian 19,0 km/l.

Makin bikin penasaran saja soal konsumsi bahan bakarnya. Jajal lagi dengan kondisi melaju konstan 60 kpj dan 100 kpj. Penasaran dengan hasilnya? Lihat tabel pengetesan ya. Oh iya ada beberapa perbaikan yang dilakukan PT Honda Prospect Motor terhadap mesin New Brio Satya. Inti dari perbaikannya itu mampu mengurangi gesekan pada piston dan crankshaft. Sistem pendinginan juga enggak luput dari urusan perbaikan.

Dengan apa yang sudah dilakukan tersebut, perfoma mesin maksimalnya mengalami kenaikan 2 dk (dari sebelumnya 88 dk, sekarang jadi 90 dk). Torsi yang bisa dikail juga ikut berubah meski tipis (sebelumnya 109 Nm jadi 110 Nm). Mengacu pada perbaikan tersebut, performa mesinnya dijajal dengan menggunakan alat ukur Racelogic. Hasilnya 0-60 kpj bisa ditempuh dalam 6.2 detik dan pada jarak 402m angkanya 19.2 detik (selengkapnya lihat tabel).


Tabel Data Test
Konsumsi
Dalam kota : 13,4km/l
Luar kota : 19,0km/l
Konstan 60 : kpj 25,7 km/l
Konstan 100 : kpj 20,0 km/l

Akselerasi
0-60 kpj : 6.2 detik
0-100 kpj : 13.3 detik
0-201 m : 13.0 detik
0-402 mm : 19.4 detik

Spesifikasi
Mesin : 1.2 L SOHC silinder segaris, 16 katup i-VTEC + DBW
Kapasitas : 1.198 cc
Ratio Kompresi : 10,2:1
Power Max. : 90dk/6.000rpm
Torsi Max. : 110 Nm/4.800rpm
Dimensi (PxLxT) : 3.640mm x 1.680mm x 1.485mm
Kemudi : Rack & Pinion with Electric Power Steering (EPS)
Suspensi : MacPherson Strut (dpn), H-Shape Torsion Beam (blk)
Pengereman : ABS + EBD, cakram (dpn), teromol (blk)
Ban/Pelek : 175/65R14 / Alloy   

 

EDITOR

Bagja

Top