Senin,2 Nov 2015 19:35 WIB

Penulis: pewete pewete

Atasi Cakram Baret BIKIN GETAR DI KAKI

Foto: OCTA

Atasi Cakram Baret BIKIN GETAR DI KAKI

Jakarta - Mentang-mentang sedang kasmaran, hanya pacar saja yang diperhatikan. Sementara kendaraan yang dipakai pacaran, sistem pengereman yang jadi salah satu unsur aman berkendara dicuekin.

Di jadwal servis rutinnya saja, sistem pengereman harus dicek setelah pemakaian 10.000 km. Jangan sampai tidak dilakukan, pasalnya kotoran yang masuk dan dibiarkan bisa berakibat pengereman kurang maksimal.

“Salah satunya adalah bikin rotor jadi baret. Selain bikin kampas rem enggak bekerja maksimal, juga akan dirasakan gejala getaran saat dilakukan pengereman,” kata Billy Wibisono, Automotive Product Manager PT Dirgaputra Ekapratama, pemasok kampas rem MK Kashiyama di Tanah Air.

Berhubung OTOMOTIF bakal melakukan Long Term Test produk aftermarket dan salah satunya kampas rem. Sekalian nih ngecek kondisi cakram. Benar saja, permukaan cakram Toyota Avanza tipe G keluaran 2012 ini terlihat baret. Bagaimana solusinya?  • (otomotifnet.com)



01. Kurang perhatian pada sistem pengereman, akan bikin baret permukaan rotor. Akibatnya akan dirasakan getaran saat melakukan pengereman.



02. Permukaan kampas rem juga akan mengalami kerusakan, akibat permukaan rotor yang mengalami baret. Ini bisa membuat kinerja kampas rem enggak maksimal



03. Dengan perawatan rutin, maka permukaan rotor akan tetap rata. Kampas rem bisa bekerja maksimal, membuat berkendara jadi lebih aman.



04. Kalau sudah terlanjur baret, maka permukaan rotor kudu diratakan dengan cara membubut. Asal pengikisannya enggak lebih dari 0,5 mm dan ketebalan cakram minimal 5 mm, maka proses bubut bisa dilakukan.



05. Enggak bisa diobati dengan cara bubut yang ongkosnya Rp 40 ribu per cakram? Lem biru (lempar beli baru) dan untuk rotor Avanza, banderolnya Rp 395 ribuan.


EDITOR

fauzi

Top