Senin,30 Nov 2015 12:00 WIB

Penulis: parwata

Ganti Intercooler Mitsubishi Pajero Sport Dakar, Power Gede Mesin Aman

  • Foto: Christo/otomotifnet.com

    langkah 1.

  • Foto: Christo/otomotifnet.com

    langkah 2.

  • Foto: Christo/otomotifnet.com

    langkah 3.

  • Foto: Christo/otomotifnet.com

    langkah 4.

  • Foto: Christo/otomotifnet.com

    langkah 5.

Zaman sekarang perkembangan mesin diesel semakin maju. Maka dari itu nggak sedikit yang meng-upgrade performanya.

Jakarta - "Mobil bermesin diesel yang favorit untuk dioprek salah satunya yakni Mitsubishi Pajero Sport," jelas Theodorus Surya Jaya, pemilik bengkel REV Engineering. SUV tersebut dibekali mesin disel berkapasitas 2.500 cc, dengan turbocharger.

"Ada perbedaan antara tipe Exceed dan Dakar walau sama-sama menggunakan turbo, namun Dakar sudah menggunakan turbo dengan teknologi VGT (Variable Geometry Turbocharger) sedangkan Exceed belum," ujar Teddy panggilan akrabnya.

Untuk Pajero Sport, khususunya tipe Dakar, tuning mesin harus dilakukan secara ekstra hati-hati. Itu disebabkan karena jarak water jacket sangat dekat dengan ruang bakar.

Mesin diesel Pajero Sport sudah dilengkapi dengan intercooler, namun bagi yang ingin upgrade mesin hingga di atas 240 dk, dianjurkan untuk mengganti intercooler yang lebih besar.

"Karena sudah ada beberapa kasus mesinnya bermasalah, gara-gara enggak ganti intercooler yang lebih besar," tutur penghobi olah raga golf ini. . • (otomotifnet.com)

Berikut langkahnya:

1. Paket intercooler dibanderol dengan harga Rp 8 juta. Pemasangannya enggak susah dan hanya membutuhkan waktu seharian kerja. Terdiri dari piping, intercooler, silicone hose dan perangkat lainnya.

2. Pertama-tama pastinya harus membongkar intercooler bawaan pabrik. Setelah itu harus dibuat dudukan custom untuk intercooler baru, karena dimensi yang lebih besar. "Tenang saja dudukannya sudah dijamin kuat kok," ujar Iman, mekanik REV Engineering.

3. Setelah intercooler terpasang, berikutnya adalah pemasangan piping. Namun sebelum memasang perangkat piping, bagian apron yang dilewati oleh pipa tersebut harus digerinda sedikit agar lebih besar diameternya.


4. Bila lubang jalur piping sudah dibesarkan, bisa lanjut untuk pasang lagi. Saat memasang clamps silicone hose harus presisi dan dianjurkan jangan terlalu kencang.

5. Terakhir setelah intercooler dan peranti lainnya terpasang, perlu dicek ulang sebelum pasang bumper, supaya enggak ada kebocoran.

EDITOR

Otomotifnet

Top