Rabu,23 Des 2015 10:45 WIB

Penulis: parwata

How To Buy Grand New Toyota Fortuner 2.5 G VNT A/T 2012

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Perawatan mesin akan terjaga selama menggunakan jenis solar yang direkomendasikan pabrikan

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Dasbor minimalis khas SUV

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Spidometer belum ada gejala kerusakan

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Audio mobil lebih nikmat bila ditambah peredam kabin

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Jok depan cukup nyaman dan biasanya tidak ditemui noda membandel

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Transmisi otomatis masih cukup bisa diandalkan

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Kabin tengah mulai merasakan adanya bantingan suspensi yang agak keras

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Biaya perawatan kaki-kaki agak tinggi bila menggunakan komponen orisinal

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Usia sudah hampir empat tahun, sebaiknya periksa kembali ketebalan kembangan ban

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Ruang barang cukup lega menampung barang-barang untuk keperluan berlibur

  • Foto: KYN/otomotifnet

    Model buritan yang gagah tidak mudah termakan zaman

Kendaraan jenis SUV (Sport Utility Vehicle) yang tidak mudah termakan zaman hingga sepuluh tahun ke depan

Jakarta - Bagi penikmat kendaraan jenis SUV (Sport Utility Vehicle), Toyota Fortuner menjadi salah satu ikon yang diperebutkan di pasar mobkas. Bukan saja secara eksterior layak dikagumi, tetapi juga secara performa juga sudah teruji. Alhasil bisa dimaklumi kalau banyak pemilik Fortuner yang baru melepas kendaraan ini setelah berusia di atas tiga tahun. Nah, menyoal performa, sebagian besar pemilik sepakat bahwa versi diesel terbilang memuaskan. “Saya pernah pakai Fortuner bensin, tapi setelah saya tukar ke versi diesel, ternyata lebih baik secara performak,” ujar Bayu Dwi, seorang pengguna Fortuner berbahan bakar solar.

Pilihannya memang tidak salah, Fortuner diesel memang lebih baik dalam hal performa. Bila melihat dari dapur pacunya, terdapat mesin D4D dengan konfigurasi 4 silinder berkapasitas 2.5 Liter plus VNT yang lebih responsif. Model mesin seperti ini membuat Fortuner semakin ‘bergairah’ dikendarai di dalam dan luar kota.

Pun begitu, tetap saja ada sejumlah hal yang harus diperhatikan. Seperti yang diutarakan Sartono, Technical Leader Auto2000 Bintaro, bahwa Fortuner diesel ini memiliki keluaran asap gas buang yang menghitam dan mengebul lebih banyak dari biasanya kalau filter solar sudah kotor. “Kondisi itu karena pemilik sebelumnya memakai solar biasa,” jelas Sartono.

Masih menurutnya, hal ini bisa diselesaikan dengan melakukan tune-up dan minta pihak bengkel untuk membersihkan Exhaust Gas Recirculating (EGR). “Jangan lupa untuk dibersihkan semua saluran intake dan injektor,” jelasnya lagi. Lanjutnya lagi, penggantian filter solar ini juga untuk menghindari terjadinya endapan air karena kualitas solar yang belum terlalu bagus. “Kalau sampai ada endapan air, biasanya akan terdeteksi dari lampu indikator solar yang ada di spidometer dan berakibat mengganggu kinerja mesin. Selain itu lakukan juga penggantian filter udara setiap 30.000 km agar kotoran tidak mengganggu mesin,” bilangnya. • (otomotifnet.com)

Kondisi itu karena pemilik sebelumnya memakai solar biasa.”

Sartono

Technical Leader Auto2000 Bintaro

 

Simulasi Biaya KPM

Bila Anda beruntung, bisa saja dapatkan harga di bawah seperti yang tertera pada tabel. Pun begitu sebagai acuan kredit, Anda bisa melihat ilustrasi pada tabel. Pada tabel, nilai Down Payment (DP) terbilang kecil, yaitu hanya 25 %. Alhasil, kredit tiap bulannya selama tiga tahun juga cukup tinggi. Nah, bila Anda menginginkan nilai kredit lebih kecil tiap bulannya, Anda bisa mengecilkan pokok hutang dengan cara memperbesar DP. Silakan coba! •

KPM 3 tahun Harga Rp 320.000.000
DP 25% Rp 80.000.000
Angsuran Rp 8.666.667
Administrasi Rp 2.700.000
Asuransi comprehensive Rp 16.416.000
Total DP Rp 107.782.667
Sumber: AUMOS Tem’s Otomart ITC Permata Hijau. Telp. 0818-671880


Menakar Biaya Servis

Toyota Fortuner diesel perlu perawatan berkala setiap 10.000 km. Pada 10,000 dan 50.000 km dilakukan penggantian oli mesin, gasket, filter oli, dan air aki. Sementara itu pada 20.000 km sama seperti 10.000 km, hanya ada penambahan penggantian filter solar. Pada jarak tempuh 30.000 km juga sama seperti pekerjaan 10.000 km, hanya ada penambahan penggantian filter udara. Servis besar dilakukan pada 40.000 km, hampir sama dengan pekerjaan 20.000 km. Hanya saja ada penambahan penggantian oli gardan, gasket gardan, dan minyak rem. Total biaya menjadi Rp 1.355.000.•

Tabel harga
komponen Filter oli Rp 72.000
Filter solar Rp 260.000
Filter udara Rp 361.000
Tie rod Rp 320.000 x2
Kampas rem depan Rp 693.000
Kampas rem belakang Rp 519.000
Sumber : Auto 2000 Bintaro. Telp. 021-7452000

Plus:

1. Ground clearance tinggi
2. Sudah mengadopsi turbo yang lebih responsif
3. Kabin tengah terbilang lega

Minus:

1. Bantingan suspensi agak keras
2. Terjadi engine noise dan road noise
3. Ekstra perhatian pada perawatan untuk komponen fast moving

Data Spesifikasi

Kapasitas mesin: 2.500 cc
Konfigurasi mesin: 4 silinder segaris D4D, turbo diesel, common rail
Transmisi : 4 speed A/T

EDITOR

Bagja

Top