Rabu,9 Des 2015 16:00 WIB

Penulis: parwata

Lima Siasat Pemobil Berkawan Dengan Hujan

Halaman 1 dari 2

Foto: rian/otomotifnet

Tips Hujan 5 Siasat Berkawan Dengan Hujan

Jakarta - Waspadalah, curah hujan Desember ini siap bikin Anda deg-degan. Pantauan dari Badan Meterologi,Klimatologi dan Geofisika(BMKG), hampir seluruh pulau di Tanah Air berkode warna merah. Artinya curah hujan di atas rata-rata yang 85%-115%. Malah kebanyakan berkisar diangka perbandingan 150%.

Sebaiknya persiapkan kendaraan harian anda agar enggak terjadi apa-apa saat dibawa berkendara saat hujan. Selain harus bersiasat dengan curahan air dari langit juga mesti perhatian bagaimana air membasahi aspal. Contohnya bisa mengecek kembang ban, bila sudah tipis dianjurkan untuk membeli ban baru demi keselamatan. Atau bisa juga dicek karet wiper yang sudah tipis sebaiknya diganti. Untuk mengetahui selengkapnya, lanjut baca 5 siasat berikut. • (otomotifnet.com)

 

Tips Hujan 5 Siasat Berkawan Dengan Hujan
Interior

Interior

Persiapan untuk memasuki musim hujan, bisa mengganti karpet bawaan atau dilapisi dengan dengan karpet karet. Untuk perangkat lainnya yg dapat ditemukan yakni fitur-fitur canggih. Salah satunya adalah deffoger. Kabut datang jika suhu antara kabin dan bagian luar tidak seimbang. Biasanya datang saat hujan, karena di kabin pasti menghidupkan AC. Adanya kabut di kaca belakang akan mengganggu pandangan pengemudi. Di sinilah fungsi utama dari defogger. "Sistem kerjanya sebagai pemanas kaca yang akan menghilangkan embun," ujar Awalludin, pemilik toko Sumber Jaya di Cibubur, Jaktim.

Selain pemanas kaca, pada tuas untuk mengoprasikan wiper biasanya terdapat fitur intermittent wiper yang sangat berguna ketika hujan turun rintik-rintik. Jeda waktu antar sapuan wiper bisa diatur sesuai banyaknya tetesan air yang menerpa kaca depan. Sama halnya dengan rain sensor. Ini merupakan pengembangan dari fitur intermittent wiper. Cara kerjanya berdasarkan dari sensor yang berada pada bagian atas kaca pada umumnya. Sensor ini akan membaca banyaknya air yang jatuh ke kaca kemudian memerintahkan komputer untuk menggerakkan wiper untuk menyapu air.

Berikutnya yang bisa digunakan saat memasuki musim hujan dan saat hujan adalah wiper belakang. Namun jika hujannya masih gerimis, danjurkan jangan diaktifkan dulu, karena bisa berakibat kaca baret. Khususnya untuk kendaraan jenis hatchback, karena debu dan kerikil halus akan bersarang di karet wiper belakang.

Pastinya zaman sekarang sudah banyak ditemui mobil yang sudah dilengkapi dengan foglamp depan. Ada lagi fitur yang enggak dimiliki semua pabrikan mobil. Yakni foglamp belakang. Contohnya di Toyota Corolla Altis 2008/2009, terdapat perbedaan di lampu kanan dan kiri. Ada satu bagian lampu mundur yang berwarna merah.

Umumnya peletakannya pada salah satu bagian lampu belakang ada juga yang berada di bumper. “Namun penggunaannya dianjurkan hanya pada hujan deras dan berkabut, karena dapat menyilaukan pengemudi lain," ujar Dadi Hendriadi, Division Head, Technical Service Division PT Toyota-Astra Motor.

Semakin berkembangnya zaman, teknologi washer enggak lagi terdapat hanya pada kaca depan dan belakang. Melainkan di lampu utama. Fungsinya untuk membersihkan kotoran atau lumpur yang menempel karena akan menghambat sinar lampu pada malam hari maupun saat berkendara di hujan deras.•

 

Halaman 1 2

EDITOR

Otomotifnet

Top