Selasa,2 Agust 2016 09:09 WIB

Penulis: otomotifnet

Menutup Jalur EGR, Lebih Efisien Plus Power Tambah

  • Foto: Aong

    Foto 1

  • Foto: Aong

    Foto 2

  • Foto: Aong

    Foto 3

  • Foto: Aong

    Foto 4

  • Foto: Aong

    Foto 5

Jakarta - Mobil-mobil diesel sekarang sudah dilengkapi EGR (Exhaust Gas Recirculation). Seperti di Mitsubishi Strada, Pajero Sport, Ford Ranger dan Mazda BT50. Fungsi EGR sebenarnya untuk mengurangi emisi gas buang. Cara kerja EGR sangat mudah, yakni mensirkulasikan kembali gas buang.

Namun karena tidak terbakar sempurna dan mengandung polutan yang sangat tinggi, untuk itu harus dibakar ulang. Biasanya ketika mesin masih dingin atau pada putaran mesin rendah.

Adanya EGR membuat gas buang dikembalikan masuk silinder jadi mengganggu pembakaran. Banyak kerugian yang didapat. “Power mesin jadi tidak maksimal, cepat panas dan ruang bakar mudah kotor.

Ini membuat boros bahan bakar,” jelas Giok Can dari Betawi Diesel. Menurut Giok Can, untuk meningkatkan power mesin dan menghemat konsumsi solar, cara termudah tutup aliran EGR.

Caranya sangat gampang sekali. Cukup modal satu kunci dan bisa dilakukan sendiri. Seperti dicontohkan di Mazda BT50 yang memiliki kode mesin WL. Mesin ini sama dengan yang dipakai di Ford Ranger dan Everest. “Cukup bermodalkan kunci ring 12 mm,” jelas pria yang sudah 30 tahun bermain mesin diesel. Yuk dipraktekan bersama.

Pertama, menggunakan kunci ring 12 untuk membuka 2 baut braket pipa yang asalnya dari exhaust manifold menuju EGR . Masih menggunakan kunci 12 mm untuk melepas 2 mur pengikat EGR di intake manifold. 

Setelah baut dan mur pengikat EGR dilepas, silakan dicongkel supaya bisa diambil. Sebelumnya lepas slang vakum EGR. Bersihkan EGR dengan cara dikorek obeng min dan semprot pakai angin bertekanan.

Selanjutnya buatkan paking buta untuk menutup aliran gas bekas yang masuk intake manifold. Adanya paking ini menahan gas bekas stop sampai EGR.  Cara membuat paking buta ini cukup ngemal dari permukaan EGR yang menempel intake manifold.

Bahan paking bisa dari pelat besi atau aluminium 1 mm atau lebih tebal lebih bagus. Tinggal gunting jadi paking buta dan pasangkan paking. Selanjutnya tinggal pasang EGR seperti semula .

Gunakan sealer untuk membantu merapatkan antara braket pipa dan EGR. Itu maksudnya supaya tidak ada kebocoron. Pasangkan baut dan mur pengikat EGR dan kencangkan kembali menggunakan kunci ring 12. Eit… jangan lupa slang vakum EGR dipasang kembali. 

EDITOR

Bagja

Top