Jumat,11 Sept 2015 14:04 WIB

Penulis: pewete pewete

Penyempurnaan Pada Per Keong Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia 2015

Foto: Rian

Penyempurnaan Pada Per Keong Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia 2015

Jakarta - Pada duo MPV keluaran Toyota dan Daihatsu, yakni Avanza dan Xenia, keduanya sudah menggunakan per keong dari generasi pertamanya. Pun begitu dengan versi terbaru, Grand New Avanza dan Great New Xenia. Namun seiring berjalannya teknologi, Toyota dan Daihatsu melakukan riset pada sistem kaki-kaki.

"Secara desain enggak banyak berubah. Namum terdapat perubahan di axle belakang untuk meredam suara bising dari aspal," ujar Dadi Hendriadi, GM Technical Service Division Toyota Astra Motor. Saat tim OTOMOTIF mencoba unit test drive pada saat acara Indonesia International Motor Show 2015, bantingan dari suspensi kedua MPV kembar ini lebih kaku dan lebih nyaman.

"Itu disebabkan oleh perubahan pada tebal dan diameter besi per keong bagian belakang nya," tambah Dadi. Namun enggak hanya pada pernya saja, ada beberapa komponen yang diubah. "Perubahan lainnya pada sektor belakang adalah penambahan tebal pada karet-karet tatakan per, yang berakibat akan  meredam getaran lebih minim, ujar Satriyo Budiutomo, Product Planning Manager Research and Development Division PT  Astra Daihatsu Motor.

Pada per bagian depan bentuk strukturnya enggak berubah, hampir sama persis dengan generasi sebelumnya. Hanya ada perubahan pada tebal besi per dan jarak antar ulirnya diperkecil. Sisanya, langsun lihat foto berikut. • (otomotifnet.com)

Part                                 Avanza Lama                  Grand New Avanza
Tebal Per Depan                  10,5   mm                           10,2   mm
Tebal Per Belakang              10,5   mm                            10,8  mm
Jarak Ulir Depan                  30,3   mm                               30  mm
Jarak Ulir Belakang                 30   mm                               30  mm
Diameter Per Depan           130,4  mm                           120,7 mm
Diameter Per Belakang       120,9  mm                            130   mm
 


1. Tebal ulir per bertambah 3 mm dari generasi sebelumnya. Sekarang menjadi 10,8 mm. Penambahan tebal tersebut berpengaruh terhadap karakter ayun yang lebih kaku




2. Jarak antar ulir per belakang 30 mm sama dengan, generasi sebelumnya




3. Enggak hanya pada per belakang yang mengalami perubahan. Pada per depan, tebal ulir per berubah dari 10,5 mm menjadi 10,2 mm




4. Untuk diameter per depan menjadi 120,7 mm




5. Sedangkan untuk jarak antar ulir per depan sekarang berjarak 30 mm




EDITOR

Otomotifnet

Top