Jumat,23 Okt 2015 12:05 WIB

Penulis: pewete pewete

Pilihan Turbo untuk Honda Brio, Kejar Power Lebih Baik

Foto: Hardy

Pilihan Turbo untuk Honda Brio, Kejar Power Lebih Baik

Semakin banyak pemilik Honda Brio baik itu Satya maupun Sport yang senang upgrade mesin. Beberapa hal membuat Brio sangat laris untuk dioprek.

Jakarta - Hal utama tentu harga Brio yang cukup terjangkau. Lalu bobot kendaraan mungil ini di bawah 1 ton, tepatnya 920 kg. Membuat power to weight ratio menjadi lebih baik jika menggunakan mesin bertenaga besar. Salah satu trik yang banyak diaplikasi yaitu mengadopsi turbocharger.

Dikarenakan memiliki banyak kesamaan dengan sang kakak Jazz GE8, tentu membuatnya makin mudah dioprek. Pilihan turbo jadi beragam, mau pakai kit milik Jazz GE8 juga bisa atau sekalian bermain custom sesuai bujet. Minimal siapkan uang Rp 20 juta tanpa piggyback, agar turbo di Brio terpasang sempurna. • (otomotifnet.com)



ZAGE


Turbo kit buatan Taiwan ini tergolong paling laris di Indonesia. Kit pemasangan lengkap, tinggal melubangi karter oli mesin dan menambah piggyback untuk fine tuning. Tujuan melubangi karter oli tentu untuk jalur oil return dari turbo. Harga yang ditawarkan juga sangat bersahabat, dibanderol Rp 25 juta.

“Harga ini baru saja naik dikarenakan nilai tukar mata uang Dolar yang cukup tinggi,” terang Weidy Widjaya, pemilik PT Sinar Cahaya Sentosa, importir Zage. Kit ini bisa langsung diaplikasikan pada Brio. Butuh penyesuaian pada bumper depan, khususnya bagian gril bawah dan sisi kiri serta kanan dekat fog lamp.

“Musti dicoak agar piping intercooler tidak mentok bumper,” jelas pria berkacamata ini. Jika tidak mau merusak bumper standar, tinggal mengubah 2 buah piping intercooler saja. Bisa buat baru dari stainless steel ataupun aluminium.

ZAGE: 021-42885259



KEV Garage


Kevin Jayadi, punggawa Kev Garage menawarkan turbo custom dengan berbagai pilihan budget. “Semua tergantung kebutuhan dan biaya yang ingin dikeluarkan,” ujar pengguna Brio L13 ini. Misalnya customer membutuhkan piping yang ringan, maka perlu menggunakan aluminium. Otomatis harga bisa mencapai 2 kali lipat dibanding stainless steel yang hanya Rp 4 juta.

Soal turbo juga sama ada banyak pilihan. “Kebanyakan saya pakai turbo Mitsubishi TD04 atau merek lain yang seukuran,” terang pria yang membuka bengkel di Taman Aries, Jakbar. Kalau baru bisa mencapai Rp 10 juta, sedangkan second hanya separuhnya atau bahkan bisa sekitar Rp 3 jutaan. Sangat bergantung pada kondisi.

Sisanya sebagai aksesori banyak pilihan harga. Blow off kalau versi original di atas Rp 3 juta. Kalau replika hanya di bawah Rp 1 juta. Intercooler juga variatif, antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

KEV Garage: 0818-0666 0555




ADR Motorsport


Bengkel ini tidak menyediakan turbo kit. Turbo kit dan custom masing-masing ada plus minus. “Tapi kebanyakan di sini pasang custom karena bisa lebih murah dibanding turbo kit,” jelas Andre Rusli, punggawa bengkel yang bermarkas di Taman Palem, Jakbar.

Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 20 juta sudah terima beres dan semua barang dijamin baru. “Kalau hanya di bawah 0,4 bar, bisa pakai blow off replika dan intercooler tidak perlu terlalu bermerek, yang penting ukurannya sesuai,” terang pengguna Brio L15A7 turbo bertenaga 350 dk ini.

Sedangkan unit turbonya tentu jangan menggunakan yang abal-abal. Biasa kalau harga paket Rp 20 juta pakai turbo keluaran IHI dan memang sudah disiapkan untuk bermain boost tinggi. Tinggal melakukan beberapa penyesuaian di mesin dan blow off serta aplikasi ekstra injektor nantinya. Jika mau pakai barang-barang bermerek juga tidak masalah, tentu harus mengeluarkan dana lebih dari Rp 20 juta. Estimasi lama pengerjaan kurang lebih 1 hingga 2 minggu.

ADR Motorsport: 0818-0611 1149


HKS


Nama besar tuner asal Jepang ini sudah mendunia. “Kualitas tentu tidak perlu diragukan lagi. Sayangnya produk ini sudah tidak diproduksi lagi,” ujar Lukas dari PT Sumber Berkat Group, distributor resmi HKS. Mungkin dikarenakan kompetitor di kelas ini banyak yang menjual dengan harga murah.

Sedangkan HKS saat sebelum discontinue tahun lalu saja sudah menyentuh Rp 35 juta. Bayangkan kalau masih diproduksi dan nilai tukar Rupiah yang melemah. Bukan tidak mungkin harganya mencapai Rp 40 juta atau bahkan Rp 50 juta. Jika minat dengan turbo kit HKS harus rajin dan teliti hunting di bengkel-bengkel atau pedagang online.

Mungkin masih menyimpan new old stock atau second hand. Hunting barang second tentu butuh ketelitian dan product knowledge yang baik. Periksa dengan teliti parts penting seperti turbo, piping dan intercooler. Turbo kit ini bukan untuk Brio, melainkan Jazz GE8.

Namun tetap bisa digunakan pada Brio L12 dan L13. Hanya perlu penyesuaian pada bumper depan. Turbonya sendiri sanggup menghasilkan tekanan 1 bar, akan tetapi internal standar Brio hanya sanggup menerima 0,4 bar. Enaknya, durabilitas turbo HKS terkenal sangat baik. Dengan instalasi yang benar, turbo bisa awet hingga tahunan.

HKS: 021-2653 8558



EDITOR

Otomotifnet

Top