Senin,1 Agust 2016 11:13 WIB

Penulis: otomotifnet

Recall Airbag Inflator Toyota, Empat Varian Ini Langsung Booking!

  • Foto: Rio/Otomotifnet

    Hanya airbag inflator pada sisi penumpang depan saja yang diganti. Sisi lain masih aman

  • Foto: Rio/Otomotifnet

    Letaknya ada di balik dasbor, makanya mesti buka dasbor yang butuh waktu agak lama

  • Foto: Rio/Otomotifnet

    Dua jenis inflator seperti ini yang harus diganti, tergantung merek dan tipenya

Jakarta - Dinamakan Special Safety Campaign (SSC), PT Toyota Astra Motor (TAM) memanggil pemilik 4 varian andalannya di kelas sedan dan hatchback yakni Toyota Vios, Yaris, Corolla dan Camry kelahiran 2001 sampai 2008, untuk melakukan booking service.

Total ada 40.280 unit yang beredar di Tanah Air, mesti mengganti komponen airbag inflator yang ditengarai berpotensi menimbulkan masalah. Semuanya memakai airbag inflator rancangan Takata, yang memang sudah banyak me-recall komponen serupa untuk merek lain.
 
“SSC adalah tanggung jawab kami ke konsumen. Makanya walau belum ada kecelakaan yang terkait dikarenakan masalah ini di Indonesia. Tapi kami memanggil lebih dulu konsumen Toyota untuk mencegah potensi bahayanya,” jelas Henry Tanoto, Vice President Director TAM.
 
Enaknya, konsumen bisa memilih untuk sekadar mengecek apakah kendaraannya termasuk dalam unit yang harus datang atau tidak, bisa menggunakan 2 opsi yang ditawarkan TAM. “Bisa telepon nomor customer care Toyota di 1500315 yang buka 24 jam atau melalui website toyota.astra.co.id/ssc/,” sambung Dadi Hendriadi,

Nah, dikarenakan unit yang di-recall sudah cukup berumur. Bukan tak mungkin mobilnya sendiri sudah pindah tangah. Makanya, mesti mengecek langsung melalui hotline atau website tersebut, apakah nomor rangka kendaraan tersebut memang masuk dalam daftar yang harus datang atau tidak.
 
Lebih mempermudah, kalaupun mobilnya lagi dipakai di luar kota, tak masalah untuk mendatangi bengkel terdekat, asalkan sebelumnya sudah booking service. “Proses ini berguna supaya bengkel dapat menyiapkan komponen dan mekaniknya. Jadi waktu pekerjaan pun dapat lebih singkat,” sambung Dadi lagi. Estimasinya, dibutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk mengganti komponen ini.
 
 

EDITOR

Bagja

Top