Selasa,9 Feb 2016 08:52 WIB

Penulis: Admin OTOMOTIFNET.COM

Tingkatkan Performa Lancer SL, Never Die

  • Foto: sano/otomotifnet

    Foto 3

  • Foto: sano/otomotifnet

    Foto 1

  • Foto: sano/otomotifnet

    Foto 2

  • Foto: sano/otomotifnet

    Foto 4

Pasang Modul, Jadi Enteng

Jakarta - Menaikkan performa ada  banyak caranya, salah satunya dengan memperbaiki sistem pengapian. Pada Mitsubishi Lancer generasi kedua atau yang lebih akrab dikenal Lancer SL di Indonesia misalnya, komponen kelistrikan seperti koil bisa ganti yang lebih besar voltasenya. Namun untuk mengimbangi sistem pengapian yang baru, kabel dan businya harus diganti sekalian dengan yang kuat.

Agar tidak repot, seorang member komunitas SL Never Die mempunyai solusi yang lebih mudah. Ia menemukan modul yang sederhana dan proses pemasangan yang praktis. “Alat ini namanya Modulation Super Booster, sudah terbukti efeknya karena sering dipakai turing keluar kota oleh anggota SL Never Die dan memberi efek tenaga mesin bertambah, akselerasi ringan dan bahan bakar jadi lebih irit,” terang Wahyuli Zulkarnaen.

Penasaran bagaimana sistem kerja modul yang dijual Rp 1,2 juta ini dan cara pasangnya? Simak di bawah yaa. • (otomotifnet.com)


1. Kabel minus koil dari distributor dilepas, lalu gabung dengan kabel warna biru dari modul dan bungkus dengan isolasi hitam. Kemudian, pasang kabel kuning dari modul ke kutub minus koil, lalu pasang kabel coklat dari modul ke kutub positif koil dan kabel hitam modul, disambungkan ke ground atau kutub minus aki.

2. Kotak modul sebaiknya console box yang aman dan tidak terkena guncangan. Kabel dari modul ditarik ke kabin melalui celah yang memungkinkan, misalnya lewat celah kabel spidometer. Kemudian kabel dipasangkan ke kotak modul dengan kuat. “Coba mesin dinyalakan, kemudian mainkan gas di tempat, putaran mesin bisa lebih cepat ke 3.000 hingga 4.000 rpm,” jelas Wahyu.

3. Peralatan yang dibutuhkan hanya kunci ring 7 mm atau 8 mm, obeng plus dan Modulation Super Booster. Oh iya, modul ini juga bersifat universal untuk mesin bensin, baik yang masih menggunakan platina atau sudah CDI

4. Cara kerja modul ini dengan memperbesar tegangan koil, namun koil jadi lebih dingin sehingga tidak perlu dikompres. “Kalau pakai modul ini, CDI tidak cepat jebol atau platina tidak menggumpal bagi yang biasa pakai koil besar, kabel dan busi juga cukup standar,” terang Wahyu. Sebagai bonus, juga bisa digunakan sebagi alat anti-maling dengan melepas modulnya, sehingga mesin tidak dapat di-starter.

 

EDITOR

Bagja

Top