Senin,15 Agust 2016 11:16 WIB

Penulis: otomotifnet

Tips Atasi Indikator Bahan Bakar Toyota Kijang Innova 2010

  • Foto: octa/otomotifnet

    Foto 1

  • Foto: octa/otomotifnet

    Foto 2

  • Foto: octa/otomotifnet

    Foto 3

  • Foto: octa/otomotifnet

    Foto 4

  • Foto: octa/otomotifnet

    Foto 5

Tidak Sinkron Tersangkanya Sender dan Meter

Jakarta - Awalnya dianggap biasa, namun lama kelamaan Rizky Prihardini mulai bertanya-tanya. Ini soal indikator bahan bakar Toyota Kijang Innova keluaran M/T 2010 miliknya yang enggak sinkron. “Setiap kali diisi bahan bakar full tank, jarum indikatornya enggak mau di F. Mentok hanya ada 1 bar di bawah F,” ucap ibu beranak 2 itu.

Apa yang dialami Rizky tersebut, menurut Daniar NH cukup jarang terjadi. “Tapi kalaupun terjadi hanya ada 2 penyebabnya, yakni bagian sender dan meter,” jelas pria yang menjabat sebagai THS Coord./Technical Are di Auto2000 Permata Hijau, Jaksel.
Kalau Kijang Innova Anda mengalami hal yang sama? Ini dia penyebabnya.

1. Diisi bahan bakar sampai luber, jarum indikator enggak mau naik maksimal. Paling pol hanya ada di 1 bar di bawah huruf F

2. Kondisi seperti ini enggak ada hubungannya dengan sekering. Pasalnya indikator masih berfungsi, kalau sekering bermasalah, pasti fitur tersebut enggak bekerja

3. Prosedur pengecekan yang berlaku di bengkel resmi, mulai dari bagian pelampung/sender. “Dari sender biasanya ada masalah di bagian mekanikalnya,” papar Dhaniar

4. Oksidasi akibat jarang diisi full tank, membuat timbul karat pada perangkat tersebut. Ini yang membuat fungsi dari part tersebut terganggu

5. Bagian ke-2 yang patut dicurigai dari permasalahan yang dialami Rizky adalah meter (indikator bahan bakar). Salah satu penyebabnya adalah umur pakai.
“Di bengkel resmi ada prosedur khusus untuk melakukan pengecekan bagian meter,” saran pria ramah ini

EDITOR

Bagja

Top