Selasa,24 Mei 2016 15:03 WIB

Penulis: otomotifnet

Tips Grand Avega Community (Gravity): Bypass Heater Agar Kaya Oksigen

  • Foto: sano/otomotifnet

    Foto 1

  • Foto: sano/otomotifnet

    Foto 2

  • Foto: sano/otomotifnet

    Foto 3

  • Foto: sano/otomotifnet

    Foto 4

Jakarta - Tipikal mobil Korea yang ditujukan untuk pasar Eropa, kebanyakan model Hyundai sudah dilengkapi dengan fitur heater atau penghangat. Namun tinggal di kota yang mayoritas cuacanya hanya panas atau hujan, fitur ini sangat minim  fungsinya, seperti yang diungkapkan salah seorang member Grand Avega Community (Gravity).

“Tujuan heater sendiri untuk memanaskan udara di daerah yang sangat dingin, sehingga mesin lebih mudah dihidupkan. Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, justru tidak ada guna- nya,” terang Asep Kaswara. Alhasil, munculah solusi bypass heater untuk mengatasi hal di atas. Jelasnya, bypass heater dapat membuat udara yang masuk tetap dingin dan lebih padat karena molekul oksigen tidak mengembang sebagai efek tidak dipanaskan heater.

“Dengan volume metrik yang sama namun dengan suhu lebih rendah, molekul oksigen lebih banyak jumlahnya dan membuat udara yang masuk lebih kaya oksigen,” tambah Asep. Penasaran cara menerapkan bypass heater Hyundai Grand Avega masing-masing? Simak penjelasan di bawah ya. • (otomotifnet.com)

1. Sebelum melakukan langkah-langkah di bawah, jangan lupa siapkan air radiator untuk menambahkan air yang akan terbuang. Alat-alat seperti tang jepit dan sealent yang tahan panas juga dibutuhkan.

2. Lepaskan dua slang kecil dari mesin menuju throttle body menggunakan tang jepit, kemudian gunakan slang kecil yang lebih panjang untuk menyambungkan titik in dan out saluran air radiator di mesin. “Tambahkan sealent untuk menutup celah di ujung slang dan gunakan slang kecil yang lebih pendek untuk menutup saluran air radiator yang ada di throttle body, agar tidak masuk kotoran,” jelas Asep.

3. Setelah selesai dibypass, hidupkan mesin untuk melihat apakah ada kebocoran pada slang kecil di mesin. Tambahkan air radiator hingga kembali penuh dan tunggu sampai panas mesin menjadi normal dan cek apakah masih ada kebocoran.

4. Klaimnya, mesin akan terasa lebih bertenaga saat mulai berjalan dan dapat mengurangi gejala knocking hingga temperatur mesin sudah normal

EDITOR

Bagja

Top