Senin,9 Mei 2016 11:12 WIB

Penulis: otomotifnet

Tips Pasang Crawford Eco-Block, Bohongi ECU Supaya Timing Maju

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Foto 1

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Foto 2

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Foto 3

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Foto 4

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Foto 5

Jakarta - Kalau dengar nama Crawford Performance, langsung terbayang seperangkat upgrade tenaga, mulai dari turbocharger sampai mesin utuh. Terlebih, builder asal San Diego, Amerika ini makin santer setelah membangun mobil yang digunakan Ken Block pada Gymkhana 1 dan 2.

Setelah riset bertahun-tahun, Crawford berhasil merancang Eco-Block. Komponen ini berguna untuk membuat tenaga terasa lebih responsif. Hanya saja jauh lebih simpel dan mudah dipasang untuk beragam jenis mesin. Terpenting, sudah menggunakan MAF (Mass Air Flow) Sensor.

“Alat ini bekerja dengan memanipulasi bacaan MAF, sehingga ECU akan meminta supaya timing dimajukan dan debit bensin dikurangi,” terang Yuda Resigama, owner AHT Garage di Jl. Lengkong Gudang Timur, BSD, Tangerang yang jadi distributor tunggal di Tanah Air. Prinsipnya, pada mesin ada 2 sensor yang penting yakni O2 sensor dan MAF sensor. Nah, MAF membaca seberapa banyak udara yang masuk ke ruang bakar, sehingga ECU bisa mengatur, seberapa banyak bahan bakar yang harus disemprot.

Nah, udara yang melewati intake pasti juga melewati MAF sensor ini.  Biasanya, sensor pembacanya terletak tepat di tengah-tengah intake, demi mendapatkan debit udara yang terbanyak. Konsep Eco-Block sangat sederhana. Komponen yang terbuat dari aluminium alloy dengan proses CNC ini hanya menaikkan posisi MAF sensor. “Tujuannya agar membaca debit udara yang lebih kecil.

Supaya ECU akan memerintahkan suplai bensin dikurangi, namun timing dimajukan,” papar pria yang lama kuliah di Texas, Amerika ini. Alhasil, karena sebenarnya udara yang masuk lebih banyak dan timing lebih maju.  Jadi proses pembakaran akan lebih sempurna lagi, akselerasi pun terasa lebih responsif. Begini cara pasangnya di Nissan X-Trail keluaran 2009 bermesin MR20DE. • (otomotifnet.com)

 

1. Eco-Block punya 4 varian, dari Q1 sampai Q4, tergantung dari merek MAF sensor yang digunakan. Harga selama promosi cukup Rp 600 ribu dari harga normal Rp 700 ribu. Ini masih ada garansi uang kembali 100% kalau tidak merasakan perbedaan tenaga loh! Misal Q1 untuk Mazda RX-8, Toyota Kijang Innova (2004-2015) atau duo Vios dan Yaris (2007-2013). Ada juga Q2 yang bisa digunakan varian baru seperti Toyota Sienta, All New Honda Civic Turbo 1.5 dan All New Mitsubishi Pajero Spor

2. Sebelum dipasang, pastikan karet O-ring yang sudah disediakan terpasang di tempatnya. Lalu lepas MAF sensor yang terletak setelah boks filter, melalui 2 sekrup dengan obeng kembang.

3. Pasang Eco-Block dengan bagian yang dilengkapi karet O-ring menghadap ke bawah, lalu pasang kembali MAF sensor di atasnya. Masukkan juga 2 sekrup penguncinya.

4. Kencangkan dengan obeng kembang, perhatikan tidak ada kotoran atau debu yang menempel di Eco-Block. “Oh iya, supaya hasilnya maksimal, usahakan pakai bahan bakar sesuai tuntutannya. Jadi kalau mesin butuh bensin RON 92, ya harus pakai Pertamax minimal,” wanti ayah 2 putra ini.

5. Posisikan kembali soket, kini terlihat posisi MAF sensor jadi lebih tinggi dari aslinya. Simple-nya, hanya menggeser bacaan sensor supaya udara pada bagian yang mendekati dinding intake lah yang terbaca.

 

EDITOR

Bagja

Top