Senin,7 Sept 2015 14:04 WIB

Penulis: pewete pewete

All About Toyota Harrier (Bag 2) Perawatan

Foto: ISTIMEWA, OCTA

All About Toyota Harrier (Bag 2) Perawatan



Jakarta
- Setidaknya ada 3 pilihan bagi yang hendak memiliki Toyota Harrier. Dengan kapasitas mesin yang gede 3.000 cc, menengah 2.400 cc dan kecil 2.000 cc. Sebagai kendaraan berjenis Sport Utility Vehicle (SUV), memang Harrier dipilih untuk mengekspresikan diri si empunya.

Tipe paling anyar hanya tersedia kelir hitam dan putih. Soal harga dari Rp 800 sampai 925 juta. Harga terendah oleh importir umum (IU) biasanya dilengkapi jok semi kulit. Sedangkan untuk harga paling tinggi paket advance dan itu tergantung dari pihak IU.

Spesifikasi singkat dari model terbaru, memiliki tinggi 4.719 mm, lebar 1.834 mm dan tinggi 1.689 mm. Jarak antar sumbu rodanya 2.659 mm dan untuk jarak dengan tanah 150 mm. Ingin lebih dekat dengan Harrier, simak yang berikut. • (otomotifnet.com)




PERAWATAN


Urusan yang satu ini, meski Harrier enggak beda dengan kendaraan lainnya. Di mana bila sudah menempuh 10 ribu km, wajib melakukan tune up. Bagian yang dicek antara lain, filter udara, pengapian (busi) dan sistem bahan bakar (filter bensin, pompa bensin dan injektor)

Pada angka kilometer yang sama, workshop juga melakukan pengecekan pada sistem pengereman. “Dengan melakukan perawatan rutin, maka kondisi kendaraan akan tetap sehat. Untuk penggantian kampas rem, dilakukan setelah melakukan perjalanan 20-30 ribu km,” kata Hengky.

Dipakai tiap hari dan setelah menempuh jarak 5 ribu km, baru dilakukan penggantian oli. Ada beberapa oli yang direkomendasikan untuk dipakai, seperti Mobil1, Aral atau Shell. Selain oli yang direkomendasaikan itu, ada hal yang juga harus diperhatikan. Kekentalan oli yang dipakai untuk mesin Harrier terutama keluaran 2007-2015 spesifikasinya 5W/30 atau yang lebih encer (0W/30).

Gap antar-part yang semakin tipis, membuat Harrier tahun-tahun tersebut butuh oli encer. Untuk yang keluarannya di bawah itu sampai 2000, bisa pakai yang 10W/40. Untuk urusan tune up, biaya yang dipatok di kisaran Rp 300 ribu. Kalau hendak melakukan ganti oli, biaya jasanya Rp 100  ribu dan soal harga olinya Rp 100-200 ribu/liter (butuh olinya 4-4,5 liter). •

EDITOR

Otomotifnet

Top