Senin,9 Nov 2015 09:33 WIB

Penulis: pewete pewete

All New Honda CR-V (Generasi-3) GENERASI TERLARIS (BAG.2)

Foto: Hardy, Dok otomotif

All New Honda CR-V (Generasi-3) GENERASI TERLARIS (BAG.2)


Jakarta
- Tertarik untuk meminang kendaraan jenis SUV? Mungkin produk dari PT Honda Prospect Motor (HPM) bisa menjadi salah satu pilihannya. Dari awal diperkenalkan pada tahun 2000 silam, Honda CR-V banyak dipilih oleh konsumen di Tanah Air.

SUV berukuran medium ini dibangun dari basis sedan sehingga memiliki feel berkendara yang stabil dan tingkat kenyamanannya boleh diadu dengan kompetitornya. Hingga kini CR-V sudah mempunyai 4 generasi di Indonesia.

Dan jika kita melihat populasi SUV tersebut dijalan, mendominasi CR-V gen 1 dan 2 . Artinya mobil tersebut sangat diterima oleh masyarakat. Di generasi ketiga ini terdapat 2 pilihan mesin, yaitu mesin berkapasitas 2.000 cc (R20A I4) dan 2.400 cc (K24Z I4). Mesin tersebut merupakan penyempurnaan dari generasi sebelumnya.

Mesin 2.000 cc-nya mempunyai output tenaga 150 dk dan 2.400 cc dibekali tenaga 166 dk. Ingin tahu lebih jauh tentang Honda CR-V generasi ketiga ini, simak pembahasan berikut ini. • (otomotifnet.com)



HOW TO BUY


Honda CRV generasi ke 3 merupakan penerus dari CRV gen-1 dan 2 yang telah hadir selama 7 tahun di Indonesia. Mobil ini hadir dengan desain yang lebih atraktif dan sarat akan nuansa modern. Namun untuk membeli mobil tersebut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Untuk tipe 2.4 A/T jok dan door trim sudah menggunakan bahan kulit.

Namun seiring berjalannya waktu dan pemakaian yang kurang dijaga, enggak sedikit ditemukan bahan tersebut rusak bahkan ada yang robek. Enggak usah takut tapi, zaman sekarang sudah banyak tempat spesialis retrim ulang bahan jok. Bahan yang ditawarkan dari yang murah hingga paling mahal.

Kondisi sokbreker juga perlu diperhatikan, karena bobot bodi generasi tersebut lebih besar dibanding gen 1 dan 2. Tak jarang ditemukan kondisi sokbreker sudah ‘loyo' atau enggak fungsi. Alhasil bantingan akan terasa enggak nyaman. Untuk menggantinya siapkan kocek sekitar Rp 4-5 juta.



MASALAH


Steering rack salah satu problem yang sering menimpa pemilik kendaraan SUV ini. Walaupun bebas maintenance karena sudah mengadopsi EPS (Electronic Power Steering), namun kondisi bushing mudah rusak dikarenakan jalanan Indonesia yang kurang bagus.

Ada 2 opsi, pertama tentu mengganti 1 unit steering rack lengkap, opsi berikutnya bisa custom bushing yang saat ini sudah banyak bengkel spesialis power steering sanggup mengerjakannya. Jika membeli steering rack baru harganya mencapai Rp 15 juta.

Jika custom bushing berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu tergantung bengkel. "Tapi biasanya yang custom tidak tahan lama, beberapa bulan penyakit ini muncul lagi," ujar Eddy Solihin salah satu pemilik Ramayana Motor spesialis Honda di Kedoya, Jakbar.

Solusi lainnya yakini, membeli steering rack set copotan. Untuk CR-V tahun 2007 masih belum elektrik, di bandrol seharga Rp 3,5 juta - 4,5 juta. Sedangkan model tahun 2010 ke atas sudah menggunakan motor elektrik, harga yang ditawarkan lebih mahal, sekitar Rp 5jutaan.

“Namun bila CR-V tahun 2007 ingin menggunakan steering rack yang sudah elektrik enggak bisa,” Jelas Herman, pedagang parts copotan di Asem Reges, Jakpus. Idle tidak normal juga menjadi salah satu masalah yang kerap dialami. Putaran mesin saat idle bisa mencapai 1.200 hingga 1.400 rpm.

Sebenarnya masalah ini tidak perlu terjadi jika menservis kendaraan pada bengkel resmi, atau bengkel yang sudah memiliki engine scanner compatible dengan throttle position check. "Seharusnya setelah dibersihkan throttle body-nya harus dilakukan reset atau kerap disebut idle learning.

Tapi ya syaratnya harus punya alat yang compatible untuk prosedur ini," terang Antoni Wijaya, tuner Under Control di kawasan Bendungan Hilir, Jakpus. Total engine mounting ada 4 buah. Namun yang cepat rusak justru di sebelah kanan. Bagian ini secara dimensi paling besar di antara lainnya.

Tentunya harga juga paling mahal. Tidak ada patokan jelas berapa lama umur engine mounting. Bisa 1 tahun bisa juga di bawah itu. "Pernah ada pelanggan yang mengganti engine mounting 2 kali dalam 1 tahun. Padahal barangnya sama dan juga versi genuine," sebut Richard Wahyudi, pemilik Jumara Autoworks di daerah Karang Tengah, Tangerang.

Harga dipasaran untuk engine mounting kanan mencapai Rp 2,7 juta. Kaki-kaki sebetulnya tidak begitu banyak kerusakan. "Paling yang diganti hanya tie rod dan long tie rod serta sokbreker. Itu juga dengan interval yang cukup lama," ucap Ronaldo Quiambo, pemilik Banana Auto yang kini bermarkas di Karet Pedurenan, Jaksel.

Jadi bisa dipastikan CR-V generasi 3 ini memiliki daya tahan komponen kaki-kaki yang cukup kuat untuk daerah perkotaan. Pastinya umur sangat berpengaruh dengan perilaku berkendara dan kondisi jalanan •

HARGA PASARAN BEKAS


Untuk urusan harga, SUV berukuran medium ini cukup bersaing dengan kompetitornya. Bila dilihat dari pasar penjualan, varian dengan mesin 2.400 cc terkadang lebih murah dibanding 2.000 cc. Hal tersebut terjadi akibat mesin 2.4L, konsumsi bahan bakar yang agak boros. Namun balik ke selera masing-masing pembeli.

2007 All new Honda CR-V 2.0 A/T Rp 150.000
2007 All new Honda CR-V 2.4 A/T Rp 148.000
2008 All new Honda CR-V 2.0 A/T Rp 165.000
2008 All new Honda CR-V 2.4 A/T Rp 175.000
2009 All new Honda CR-V 2.0 A/T Rp 180.000
2009 All new Honda CR-V 2.4 A/T Rp 179.000
2010 All new Honda CR-V 2.0 A/T Rp 220.000
2010 All new Honda CR-V 2.4 A/T Rp 230.000
2011 All new Honda CR-V 2.0 A/T Rp 230.000
2011 All new Honda CR-V 2.4 A/T Rp 240.000
2012 All new Honda CR-V 2.0 A/T Rp 250.000
2012 All new Honda CR-V 2.4 A/T Rp 260.000

DATA SPESIFIKASI:

Dimensi (P x I x t) 4.530x1.820x1.680 mm Wheelbase 2.620 mm Jarak Pijak dpn/blk 1.585/1.565 mm Mesin K24A, 4 silinder segaris, DOHCJ 16 katupi-VTEC, PGM-FI Kapasitas 2.354 CC Perbandingan kompresi 9,3:1 Tenaga maksimum 170dk/5.800rpm Torsi maksimum 218Nm/4.200rpm Diameter x langkah 87 x 99 mm Transmisi Otomatik 5 percepatan dengan Grade Logic, Control, torque converter dengan lock up clutch Suspensi dpn/blk MacPherson Strut/Reactive link double wishbone Rem dpn/blk Cakram berventilasi/ Cakram berteromol Bahan bakar Pertamax


DATA TEST:
Akselerasi
0-100 km/jam 12,02 detik
40-80 km/jam 5,35 detik
 0-402 m
Pengereman
100-0 km/jam 42 m
 Konsumsi bahan bakar
Dalam kota 1/10,2
Konstan (100 km/jam) 1/15,7
Luar kota 1/13,7

EDITOR

fauzi

Top