Rabu,8 Juni 2016 13:04 WIB

Penulis: otomotifnet

Audi Dynamic Badging, Makin Besar Makain Kencang

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Audi Q7

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Audi Q7

Jakarta - Mengingat Audi masa lalu, emblem di depan nama teknologi mesin yang dipakai, misal TDI atau TFSI, menggambarkan angka kapasitas mesin yang digunakan. Misalnya, 1.8 TFSI berarti kapasitas mesinnya 1.800 cc, 3.0 TFSI berarti pakai mesin 3.000 cc.

Namun melihat model-model anyar Audi, rasanya angka yang digunakan kadang terlihat terlalu besar.

Contohnya, Audi Q3 yang dipasarkan di Indonesia terpasang emblem 30 TFSI di belakang, A6 entry level bertuliskan 35 TFSI dan Q7 tertempel 45 TFSI. Hmm, masa sih kapasitas mesin di Q3 mencapai 3.500 cc, 3.500 cc di A6 dan 4.500 cc di Q7?

Setelah dijelaskan Krisna Aditia, Kepala Divisi Trainer Product Audi Indonesia, ternyata emblem tersebut tidak menggambarkan kapasitas dari mesin. “Angka itu merupakan G-Force Badge, menggambarkan gaya G yang diciptakan ketika berakselerasi,” jelas Krisna. G-Force Badge itu juga memiliki nama lain Dynamic Badging.

Bagaimana maksudnya?

Mudahnya, Audi yang lebih cepat akan mendapat emblem dengan angka lebih tinggi, bukannya yang bermesin lebih besar. Penentuan angkanya ditentukan oleh seberapa cepat mobil bisa berakselerasi. Yang berarti, penggunaan ukuran pelek, bobot, hingga mesin yang digunakan akan mempengaruhi angka tersebut.

Rumus akselerasi dari hukum Newton kedua digunakan untuk menentukan angka ini, dengan angka akselerasi yang digunakan adalah waktu 0-100 km/jam dan angka kecepatan yang dipakai adalah 100 km/jam. Ambil contoh Audi A6 1.8 TFSI yang baru saja dijajal OTOMOTIF. Emblem Dynamic Badging yang digunakan adalah 35 TFSI. Ini cara menentukannya: • 

Rumus:
• a (akselerasi) x t (waktu berakselerasi) = v1 (kecepatan akhir) - v0 (kecepatan awal)
• Kemudian angka-angka yang dimiliki pada data A6 di atas pun dimasukkan.
• Kecepatan akhir yang dipakai adalah 100 km/jam dalam meter/detik yang adalah 27,78 meter/ detik. Kecepatan awal 0 km/jam, waktu berakselerasi
  0-100 km/jam dari A6 1.8 TFSI adalah 8,1 detik Bila dimasukkan ke rumus, maka hasilnya:
• a x 8,1 = 27,78 - 0; maka a = 27,78/8,1 = 3,429
• Angka tersebut perlu dibagi dengan nilai g sejumlah 9,8, kemudian dikalikan 100 untuk asumsi. Dengan itu, hasilnya adalah 34,98, yang bila dibulatkan menjadi 35 atau angka yang ada pada emblem Dynamic Badging. Jadi, sudah mengerti kan?

EDITOR

Bagja

Top