Jumat,2 Des 2016 14:15 WIB

Penulis: Octa Saputra

Laporan Langsung dari Tiongkok

Automechanika Shanghai 2016, Ini Dia Peserta Indonesia

Foto: octa

Automechanika Shanghai 2016

Tiongkok - Saat berkeliling, ternyata ada 4 perusahaan spare part Tanah Air yang unjuk gigi di Automechanika Shanghai 2016 (30/11-3/12) loh.

Pertama adalah PT Astra Otoparts Tbk, yang merupakan produsen spare part untuk mobil dan motor, kemudian ada PT Selatan Jadi Jaya yang khusus memproduksi aki untuk kebutuhan kendaraan dan electricity.

Ada juga PT Edico Utama dengan produk engine component berlabel Teikin dan paling akhir adalah PT Supreme Belting Perkasa yang punya produk andalan berupa belt.

Automechanika Shanghai 2016
Salah satunya adalah PT Astra Otoparts Tbk, yang merupakan produsen spare part untuk mobil dan motor

“Kita ikut even ini sudah lebih dari 10 tahun. Automechanika banyak dimanfaatkan oleh buyer dari banyak negara, untuk cari produk dan itu jadi salah satu alasan keikutsertaan kita,” kata Merry yang jadi Marketing Manager-International Division PT Astra Otoparts Tbk.

Hal senada juga diungkapkan oleh Andry Budi Hartono dari PT Selatan Jadi Jaya. Dengan produk aki kendaraan dan electricity, perusahaannya menargetkan untuk bisa melakukan ekspor ke lebih banyak negara.

“Seperti di Timur Tengah, Amerika Selatan, Afrika dan lain-lain. Kualitas produk aki yang sepenuhnya dikerjakan di Sidoarjo, Jatim ini setara dengan barang OEM,” jelas Andry.

Sejak keikutsertaannya dari 2010 silam, PT Edico Utama sudah mengekspor ke 110 negara di dunia.

“Kita hadir salah satunya untuk menjalin hubungan yang sudah ada dengan klien terdahulu. Juga tentunya mencari peluang ekspor dari klien baru,” tutur Marrisca Sandhora, International Marketing pabrikan jeroan mesin tersebut.

Pabrikan belt yang kantornya di kawasan Pulo Gadung, Jaktim ini jadi peserta Indonesia yang baru kali ini ikut Automechanika Shanghai.

“Tapi bukan berarti kita enggak memanfaatkan even Automechanika untuk memperkenalkan produk. Penyelenggaraan pameran di Dubai yang sebelumnya kita juga ikuti,” terang Alex Suhendra, Export Sales PT Supreme Belting Perkasa.

Keikutsertaan mereka di ajang bertaraf internasional ini, hasil dari swadaya sendiri. Pemerintah melalui kementrian perindustrian, belum melirik proposal kerjasama dari mereka.

“Dengan dukungan pemerintahnya, booth negara lain bisa lebih bisa menjual produk yang mereka pamerkan. Selain itu, juga bisa lebih banyak produsen yang ikut pameran,” aku Alex.

EDITOR

rio

Top