Selasa,29 Sept 2015 16:03 WIB

Penulis: bagja otomobil

Ban Bekas Pakai Bisa Bernilai Tinggi Asal...

Foto: Billy

Ban Bekas Pakai Bisa Bernilai Tinggi Asal...

Jakarta - Sebelum membaca lebih lanjut, OTOMOTIFNET tidak merekomendasikan pembaca membeli ban mobil bekas pakai yang tidak jelas pemakaiannya. Misalnya seperti pada era krismon tahun 1998-2000, dimana ban eks Singapura membanjiri pasaran. 

Ingat safety tetap nomor satu hindari ban yang berpotensi membawa celaka. Nah sebaliknya bagaimana jika di garasi kita ada ban bekas pakai. Apakah bisa dijual dan tidak membahayakan calon pembeli kelak? Untuk itu bisa simak spesifikasi bannya dulu, bisa cek kondisi dan kode-kode angka yang tertera. Selain nyaman dihati harganya juga bisa tinggi.

Nih caranya, pertama periksa kondisi permukaan ban yang harus normal. Tidak bergelombang, benjol, botak sebelah atau misalkan dulu ada kelainan kaki-kaki mobil. Ini akibat seperti malas balans atau spooring. 

“Spooring atau balancing minimal 6 bulan sekali, atau melihat jalan yang dilalui apakah mulus atau rusak,” tutur Thomas Nawilis, pemilik Nawilis Ban seperti pada liputan Otobursa 625.  

Nah kalau cacat begini sebaiknya discrap saja atau dibuang ke tempat sampah besar. Ingat limbah ban tidak boleh dibuang sembarangan.

Cara berikutnya, periksa ketebalan ban, cek kekerasan karet atau intip kode produksinya. Kalau ketebalan ban bisa lihat TWI (tread wear indicator) atau indikator ketebalan ban. Dikategorikan botak bila dalamnya tinggal 1,6 mm. Kalau kurang dari itu ya dibuang saja. 

Lantas kode produksi seperti 2514 di dinding ban, artinya diproduksi pada minggu ke 25 tahun 2014. “Ban expired jika sudah berumur 5 tahun dari kode produksi,” tambah Zulfata Zaenal, Senior Evaluator Tire PT. Bridgestone Tire Indonesia(BTI). 

Jadi jika kembangan ban masih bagus namun umurnya sudah lima tahun dikategorikan tidak layak pakai. Lantas berapa harga yang pantas untuk dijual? Tidak ada patokan pastinya tapi sesuaikan dengan kondisinya. 

“Saya senang kemarin dapat Bridgestone B250 4 buah cuma Rp 1 juta,” terang Wahyu, pemilik Avanza G 2011 yang mendapat dari situs online dengan kondisi ban 70%. Lantas ada Andri yang mendapat 4 buah Achilles ATR Sport 195/50 R15 seharga Rp 1 juta dengan kondisi 50%. “Harga barunya Rp 750 ribuan/buah,” tuturnya, yang bayarin teman komunitas sepedanya. 

Oh iya, peminat ban bekas ini kebanyakan juga pedege mobkas loh. Salah satunya agar barang dagangan terlihat lebih baik dengan harga beli yang miring. (mobil.otomotifnet.com)

EDITOR

fauzi

Top