Sabtu,4 Juni 2016 12:00 WIB

Penulis: Gombak

BML Solo, Order Roof Rack Meningkat Jelang Ramadhan

Foto: Gombak

Order Roof Rack Meningkat Jelang Mudik Lebaran

Solo - Bengkel jip off-road yang spesialis membuat aksesoris jip seperti roll bar, roll cage, tire hanger sampai roof rack bernama BML (Budi Mister Las) mengakui order aksesoris lumayan meningkat menjelang ramadhan.

“Yang lumayan ramai adalah order membuat roof rack. Ini kemungkinan karena jip yang dipasang roof rack akan dipakai mudik lebaran," yakin Budi punggawa BML ketika dijumpai di bengkelnya, jalan Letjen Sutoyo 101, Solo.

Aksesoris tersebut akan berfungsi sebagai bagasi tambahan di atap. Jadi ruang kabin akan lebih lega karena enggak dipenuhi barang bawaan. 

Dia melanjutkan lagi, bahan pembuatan roof rack menggunakan pipa besi 1 dim, ¾ inci, tebalnya 2 mm. Lantas soal modelnya tergantung konsumen dan kondisi atap jip.

Aplikasinya pada talang atap. Karena kebanyakan yang order untuk dipasang pada jip, bukan suv yang menggunakan roof rail. Walaupun bisa juga BML membuat roof rack yang siap dipasang pada lubang braket roof rail.

“Intinya bisa memilih menggunakan kontruksi braket kaki-kaki 4 titik bisa juga mau menggunakan braket 6 titik. Tergantung panjangnya atap jipnya. Supaya kuat kontruksi braket kaki-kaki tetap memakai plat tebal 3mm,” urai Budi. Katanya maximum kekuatan roff rack buatannya bisa menyangga beban lebih dari 100 kg.

Namun begitu Budi mewanti-wanti bahwa sebaiknya jangan membebani roof rack dengan beban berlebihan. Terkadang kondisi talang yang kurang baik, seperti berkarat misalnya, berpengaruh pada posisi kekuatan roff rack.

“Pemasangannya juga diperhatikan semua baut braket yang menempel di talang mesti terbaut kencang. Lalu bila perlu barang di roof rack diberi cargo net dan di tali kencang,” lanjutnya membagi tips.

Berminat order, silahkan kontak nomor hape Budi, 082323654777. Segera order saja. Pasalnya pembuatannya, perlu waktu sekitar 1 minggu. Oh ya banderolnya Rp 1,5 juta. Kalau model jipnya sasis panjang, banderolnya Rp 2 juta.

EDITOR

Bagja

Top