Jumat,14 Okt 2016 12:02 WIB

Penulis: otomotifnet

Cutting Sticker Mobil Hanya Butuh Dua Layer Untuk Gambar Ilusi

  • Foto: Arief/otomotifnet

    Proses pertama tentukan desainnya

  • Foto: Arief/otomotifnet

    Proses pemasangan langsung di bodi

  • Foto: Arief/otomotifnet

    Proses pemasangan langsung di bodi

  • Foto: Arief/otomotifnet

    Bodi di wrapping lebih dulu dengan warna dasar

  • Foto: Arief/otomotifnet

    Hasil cutting berbentuk muka, tapi ada gambar lain di dalamnya

  • Foto: Arief/otomotifnet

    Hasil cutting berbentuk muka, tapi ada gambar lain di dalamnya

Cutting sticker masih didominasi desain 3D namun Pacman CuttingSticker membawa konsep baru, yaitu cutting sticker ilusi

Jakarta - Konsep baru yang dibawa oleh Pacman Cutting Sticker, yaitu cutting sticker ilusi ini terinspirasi dari memindahkan sebuah lukisan yang dituangkan di bodi mobil. Dengan teknik ini, gambar terlihat abstrak dan menimbulkan sebuah ilusi.

Abstrak karena jika gambar dilihat dari jarak dekat, tidak akan terlihat jelas bentuknya, namun saat dari jarak yang lebih jauh akan mulai terlihat bentuk lukisan, misalnya orang sedang bermain suling, membaca buku, duduk santai dan jika dilihat dari jarak yang lebih jauh akan terlihat gambar besar seperti muka orang dan lainnya.

“Kalau dari ide murni dari kita, hanya konsepnya yang terinspirasi dari lukisan. Makannya saya kasih judul abstract of illusion, karena jika dilihat dari jarak dekat tidak jelas bentuknya, tapi saat dilihat lebih jauh dan jauh lagi baru akan terlihat bentuknya,” ujar Galih, Bos Pacman Cutting Sticker.

Galih menjelaskan, cara pemasangan mungkin sama dengan stiker lainnya. Hanya sistem tempelnya yang berbeda, karena jika stiker lainnya dikerjakan dengan menumpuk empat hingga lima layer, sedangkan cutting sticker ilusi hanya dua layer.

Artinya, cutting sticker ini menggunakan satu warna dasar dan untuk warna lainnya diletakkan di atasnya, jadi dua layer dan saat dipegang rata. “Misalkan warna dasar cokelat, dan warna lainnya ditempel dengan sistem ngeblok dan utuh. Jadi tidak putus,” tambahnya.

Dengan sistem ini memang si pemasang stiker harus pintar memilih warna yang dominan dan dengan sistem ini tidak disusun dulu baru dipasang, tapi langsung diaplikasikan ke mobil. Jadi, sebelum diapalikasi ke mobil sudah dibentuk dahulu. “Jadi, saat pemasangan orang tidak akan tahu itu gambar apa sebelum semua warna dipasang di mobil. Itu yang jadi tantangannya,” aku Galih.

Untuk cutting sticker ilusi ini memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar, mulai dari desain, edit cutting, hingga pemasangan membutuhkan waktu hingga dua minggu. Dan untuk desain cutting sticker ilusi yang diturunkan oleh Pacman di ajang Honda Jazz dan Brio Tunning Contest (JBTC) 2016 membutuhkan hingga 42 warna.

Untuk harganya, dengan desain ekstrem seperti yang diaplikasi Pacman di JBTC 2016 dibanderol Rp 16 sampai 17 juta. “Dari semua segi, pengerjaan cukup rumit. Mulai dari desain, bahan, warna, waktu pengerjaan. Makanya, harganya juga cukup mahal,” bisik Galih.

Untuk konsumen yang memang berniat untuk membuat stiker ilusi ini, Galih menyarankan memang pasang secara full body dan tidak bisa dihitung per panel, karena akan sulit dan membutuhkan biaya yang cukup besar lagi.

“Kita bisa saja menurunkan harga, namun banyak yang harus dipertimbangkan. Mungkin bisa jika gambar yang diaplikasi dari kartun dan jangan diburu-buru. Karena dengan harga yang lebih murah, waktu pengerjaan pasti berbeda dan lebih lama,” pungkasnya.  Arief/otomotifnet.com

 

EDITOR

Bagja

Top