Jumat,20 Mei 2016 13:15 WIB

Penulis: Bagja

Daihatsu Terios Jelajah Flores di Terios 7 Wonders Tour de Flores

Foto: ADM

Daihatsu Terios 7 Wonder Tour de Flores 2016

Jakarta - Daihatsu Terios terus diuji ketangguhannya. Tak hanya kawasan Barat Indonesia, karena bagian Timur pun juga dijelajah. Paling terbaru, Daihatsu kembali menggelar ekspedisi ke-5 perjalanan Terios 7 Wonders Tour de Flores tahun 2016 ini.

Ekspedisi yang berlangsung pada 19 23 Mei 2016 ini, menempuh rute sekitar 837 km selama 5 hari.

Terios menyusuri alam liar dan menjelajahi beragam destinasi bersejarah khas Flores, mulai dari Larantuka di ujung timur dan berakhir di Labuan Bajo di ujung barat Flores. 

"Perjalanan Tour De Flores ini telah membuktikan ketangguhan Terios dalam menaklukkan berbagai medan jalan, menyusuri alam yang masih asli serta mengunjungi berbagai lokasi peninggalan bersejarah di Pulau Flores," ujar Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra.

Terios 7 Wonders Tour de Flores menggunakan 3 unit Terios R Adventure yang terdiri dari 2 Terios MT dan 1 Terios AT.

Etape 1 akan mengeksplorasi Larantuka, sebuah kota yang memiliki catatan sejarah sebagai sebuah kerajaan yang kental dengan pengaruh Portugis. 

Etape 2, dari Larantuka menuju Maumere sejauh 122 km, untuk mengeksplor bekas kediaman raja Sikka yang disebut Lepo Gete. 

Etape 3, berlanjut dari Maumere menuju Kelimutu, untuk menikmati keindahan Danau Tiga Warna di puncak Gunung Kelimutu. 

Etape 4, dari Danau Kelimutu menuju arah Ende, untuk eksplorasi desa adat Ndona, yang terkenal dengan Tenun Ikat.

Etape 5, perjalanan berlanjut menuju Bajawa, untuk menjelajahi Kampung Megalitikum Bena, sebuah desa tradisional dengan kehidupan natural penduduk suku Bajawa dengan rumah adat yang sederhana. 

Etape 6, berlanjut dari Bajawa menuju Ruteng, dan menjelajahi Gua Liang Bua, sebuah gua purba tempat ditemukannya Homo Floresiensis yang hidup di zaman Pleistosen.

Etape 7, perjalanan terakhir dari Ruteng menuju Labuan Bajo, yang singgah ke Desa Wae Rebo, sebuah desa tradisional yang indah di atas awan, pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Labuan Bajo adalah kota pelabuhan di kabupaten Manggarai Barat. 

EDITOR

Bagja

Top