Selasa,11 Agust 2015 09:06 WIB

Penulis: bagja otomobil

Day 3, EkspeDiesel Jalur Daendels Aman Ribuan KM, Dengan Trek Beragam

Foto: Sano

Day 3, EkspeDiesel Jalur Daendels Aman Ribuan KM, Dengan Trek Beragam

 
Panarukan - Setelah total waktu tempuh kurang lebih 30 jam dan jarak dari Anyer-Panarukan yang ternyata lebih dari 1000 km, akhirnya awak redaksi OTOMOTIF yang melakukan EkspeDiesel Jalur Daendels sampai di tempat tujuan. Kurang lebih pukul 17.00 WIB rombongan masuk Panarukan dan langsung ke monumen 1000 km di desa Wringanom.
 
Monumen yang dibangun pada 2014 itu, sebenarnya sebagai tugu selamat datang di Panarukan dengan lambang udang. Diganti untuk mengenang sejarah pembangunan jalan 1000 km Anyer-Panarukan oleh Gurbernur Jenderal Herman Williem Daendels (1807-1810) pada masa penjajahan Belanda silam.

Model trek yang cukup beragam, dilewati selama perjalanan. Trek khas naik-naik ke puncak gunung, dari Bogor-Cianjur, Bandung-Cirebon via Sumedang dan jalur lama di Alas Roban, Jateng. Semua keunggulan yang terdapat pada oli Fastron Diesel 15W40 terjawab sudah, baik dari suhu mesin, daya tahan, sampai akselarasi dan suara mesin yang didengar, semuanya dalam keadaan normal.

Padahal tidak itu saja, Mitsubishi Pajero Sport dan Grand New Toyota Kijang Innova, juga harus melewati trek datar dengan udara yang cukup terik. Dari Semarang-Tuban, Tuban-Gresik via Sedayu, Surabaya-Probolinggo dan lanjt ke Panarukan. Juga gejala overheat sama sekali tidak diderita.

Perjalanan hari ke-3, Ekspediesel Jalur Daendels dari Surabaya-Panarukan berjarak kurang lebih 200 km. Itu memang lebih pendek dari jarak tempuh pada hari pertama maupun ke-2 yang mencapai 500 km per hari.

Dengan jarak yang lebih dari separuh lebih pendek, jangan dikira perjalan hari ke-3 lebih menyenangkan. “Bisa dibilang lebih melelahkan. Pengemudi kudu lebih bersabar melihat situasi dan kondisi jalanan,” kata Octa Saputra, salah saru awak redaksi desk R4 OTOMOTIF yang ikut dalam rombongan Ekspediesel Jalur Daendels.

Pada hari ke-3 yang start dari Surabaya, perjalanan yang disupport oleh Pertamina dengan pelumas Fastron Diesel 15W40 menuju Pasuruan. Jarak tempuh yang lebih kurang 60 km itu, melewati tol Surabaya-Gempol lalu dilanjutkan melewati tol baru dari Gempol-Pandaan exit pintu tol Kejapanan 2.

Tak ada gading yang tak retak, itu gambaran perjalanan hari ke-3 Ekspediesel untuk jajal oli Fastron Diesel 15W/40. Apa yang terjadi bukan karena ada masalah dengan mesin Mitsubishi Pajero.

Tanpa tahu penyebab pasti, tiba-tiba bunyi suara seperti bodi terkena hantaman batu. “Eh ternyata enggak berapa lama, ban depan sebelah kiri kempis,” ujar Franciscus Rosano person in charge Ekspediesel Jalur Daendels yang kebetulan mengemudikan Pajero Sport.
Bukan kendala besar, enggak sampai 60 menit semuanya sudah teratasi dan perjalanan dilanjutkan.

Jadi bukan mesinnya yang kalah, malah justru ban. Dengan mengandalkan pelumasan dari Pertamina Fastron Diesel 15W/40 API CI-4, vikositas index-nya (VI) yang mencapai 146 point secara umum sanggup mengatasi perbedaan suhu disepanjang jalur Anyer-Panarukan. Viscosity Index adalah satuan nilai yang menggambarkan seberapa stabil pelumas pada suhu 40 derajat celcius dan 100 derajat celcius, semakin tinggi nilainya, maka semakin stabil oli pelumas tersebut. (mobil.otomotifnet.com)

Top