Kamis,18 Agust 2016 12:05 WIB

Penulis: otomotifnet

Figur: Teddy Irawan. Impian Lama Mengenalkan Nissan

Foto: TYO/otomotifnet

Teddy Irawan Impian Lama Mengenalkan Nissan


Jakarta - Nama Teddy Irawan cukup dikenal di kancah otomotif Tanah Air, termasuk media dan komunitas Nissan.

Kiprahnya di pabrikan Jepang ini benar-benar total sampai akhirnya pensiun dari PT Nissan Motor Indonesia (NMI) pada 17 Juli lalu.

Sedikit kilas balik ke awal, ia masuk Nissan pada 1988. Ini Jika dihitung, berarti secara total pria kelahiran Purwokerto ini sudah 28 tahun mengabdi di Nissan.

“Awal melamar ke Nissan, untuk posisi aftersales dan bengkel.Tapi pas diterima justru masuk sales. Kira-kira berjalan 6 bulan, baru pindah ke aftersales,” ucapnya.

Menurutnya, ketika awal masuk kerja, merek Nissan masih belum dikenal dengan baik. Konsumen terkadang salah persepsi dengan salah satu merek biskuit.

Itulah yang memacu Teddy dalam bekerja. Ingin menjawab dan membuktikan penasarannya, bahwa Nissan bisa dikenal dengan baik dan luas oleh konsumen.

Segala daya dan upaya terus dilakukan oleh Teddy dan timnya untuk mengangkat nama Nissan.

Diakuinya, titik tolak dan momen yang paling tak bisa dilupakan adalah pada produk Nissan Grand Livina. Ketika produk ini dirilis, masyarakat luas kian mengenal Nissan.

Bahkan mampu mempertemukan kawan-kawan lama untuk bertemu atau sekedar kontak kembali karena Grand Livina tersebut.

“Pernah ada teman yang telepon tanya Grand Livina, apakah produknya bagus atau tidak. Sebab saat itu dia (temannya-red) inden cukup lama,” ucapnya. Pada produk Nissan Grand Livina juga pria yang pernah kuliah di Amerika ini semakin dekat dengan banyak wartawan.

Sejak launching produk sampai media test drive yang saat itu terkendala alam, semakin mendekatkannya dengan kalangan jurnalis.

Apalagi Teddy yang menguasai bidangnya dan tahu persis karakter konsumen Tanah Air ini tidak pasang jarak dengan kalangan media. Sisi menarik seorang Teddy, ia gemar motorcross. Saat masih di SMP dan SMA ia menggunakan Yamaha DT dan ikut kejuaraan motocross.

Bahkan setelah di NMI ia tetap ikut mengurus tim motocross.

Pernah jadi manajer tim, bahkan terjun di kelas executive. Ia baru berhenti balap setelah jatuh dan patah tulang. Lucunya, pernah salah satu kru OTOMOTIF yang hendak mewawancarai petinggi Nissan terkejut melihat ia di kantor Nissan.

Lantaran tak menyangka kalau manajer tim yang biasa dijumpai di sirkuit adalah bos di Nissan.

Kini, meski sudah tak lagi menggerus tanah di ajang lomba, ia masih menyimpan beberapa pacuan trailnya. Seperti Kawasaki KX250, Suzuki KX65 dan Yamaha Peewee. Selanjutnya, pria yang pensiun dengan jabatan terakhir Vice President Aftersales, Product Planning & TCS (Total Customer Satisfaction) PT NMI ini kembali menjadi karyawan baru di Indomobil Group.

“Untuk jabatannya, saya juga tidak tahu. Dan saya tidak pernah peduli dengan urusan jabatan. Yang penting bekerja dengan baik,” ucapnya.

Semangat terus Pak Teddy..

EDITOR

Haryadi Hidayat

Jumat,23 Sept 2016 10:30 WIB

Toyota Sienta - Test Drive Review

Senin,19 Sept 2016 15:15 WIB

All New Honda BeAT ESP 2016 - Test Ride

Jumat,9 Sept 2016 13:30 WIB

KUN Bali & Banyuwangi 2016

Top