Selasa,3 Mei 2016 15:15 WIB

Penulis: otomotifnet

Garansi Aki Mobil, Beda kebijakan Beda Jaminan

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Beda kebijakan Beda Jaminan

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Produk Aki GS

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Untuk aki basah pada umumnya hanya mendapatkan garansi sekitar 6 bulan saja

Tempat pembelian juga mempengaruhi garansi yang akan Anda dapatkan

Jakarta - Kalau Anda membeli aki untuk kendaraan, tentu harapannya usia pakai bisa panjang agar tidak merepotkan. Namun terkadang belum juga mencapai ujung usia pakai aki yang banyak ditemukan sekitar 12 sampai dengan 18 bulan, aki sudah keburu tekor. Tak ayal, garansi menjadi hal yang di idamkan oleh pembeli aki. Di pasaran pun sudah banyak yang memberikan jaminan penggantian baru bila produk mereka gugur sebelum waktu yang telah diklaim.

Namun, garansi yang di berikan oleh merek dan toko yang menjualnya masing-masing berbeda. Bahkan ada beberapa varian kendaraan yang tidak bisa mendapatkan garansi penuh. Seperti yang berlaku di seluruh gerai Shop & Drive, pemilik mobil Nissan Livina dan Honda Jazz hanya akan mendapatkan 1/3 dari 18 bulan garansi atau 30.000 km yang ditawarkan oleh varian aki GS Maintenance Free (MF) alias 6 bulan atau 10.000 km saja, dan hal tersebut tertera di kartu garansi yang diberikan oleh Shop & Drive.

“Untuk Honda Jazz dan Nissan Livina tidak bisa mendapat garansi penuh karena kebijakan dari prinsipal. Namun yang pernah kami dengar, aki kedua mobil tersebut tidak dapat bertahan lama karena desain ruang mesin menimbulkan suhu tinggi sehingga berpengaruh kepada aki,” jelas Dany dari gerai Shop & Drive di kawasan Jakarta Selatan.

Bahkan lebih singkat lagi bagi mobil yang menggunakan aki dengan kapasitas ampere melebihi 80 Ah seperti sebagian mobil dengan kapasitas mesin besar atau kendaraan lansiran Eropa, garansi hanya tersedia 3 bulan saja atau ekuivalen dengan 5.000 kilometer. Hal yang berbeda ditemukan di gerai ini di mana garansi yang diberikan mencapai 20 bulan, namun ada syarat dan ketentuan yang mengikuti.

“Paling utama adalah mengecek kondisi kelistrikan kendaraan, bila ada indikasi kurang sehat maka garansi terpaksa dikurangi,” ujar Bayu dari gerai Jago Aki yang kini khusus menjajakan aki bermerek NGS. Ambil contoh bila setelah diperiksa, alternator sudah kurang mumpuni maka garansi bisa disunat sekitar 3 bulan.

Bila ada tambahan lainnya seperti kondisi perkabelan yang semrawut dan terkelupas sehingga menyebabkan bocor arus, garansi yang terpotong bisa bertambah sekitar 3 bulan dari garansi yang sudah dipotong. “Namun kami memberikan kesempatan kepada pemilik untuk memperbaiki masalahnya terlebih dahulu agar bisa mendapatkan garansi penuh,” tambah Bayu lagi. Nah, khusus untuk besutan bermesin diesel, gerai ini hanya menyediakan garansi 12 bulan saja. Beda kebijakan kan?

Diluar gerai resmi tersebut, garansi yang diberikan pada umumnya flat dan tidak banyak ketentuan yang berlaku. “Semua tergantung merek, namun kebanyakan merek aki hanya digaransi sekitar 6 bulan saja,” ujar Irpan dari gerai Rajawali Aki. Jadi, Anda perlu cermat dalam menentukan pilihan aki yang akan diboyong. • (otomotifnet.com)

EDITOR

Bagja

Top