Selasa,1 Maret 2016 14:30 WIB

Penulis: billy

LTT Produk Aftermarket

Hening Laksmana, Profesor Rem Mobil Dari Gresik

Foto: Billy

Hening Laksmana, Profesor Rem Mobil Dari Gresik

Gresik - Sungguh beruntung OTOMOTIFNET dan rombongan komunitas mobil Surabaya saat berkunjung ke pabrik MK Prima, produsen peranti pengereman berlabel MK Kashiyama di Gresik, Jatim(21/2) lalu. 

Pasalnya saat berkunjung ke salah satu plant MK Prima, diberi pengarahan proses produksi langsung oleh Presiden Direktur MK Prima, Hening Laksmana. Uniknya, meski berlatar belakang arsitektur dari Fachhochschule Mainz, Jerman, pria ramah ini begitu detail dan fasih menceritakan soal rem mobil. 

 Veloz: Konsumsi BBM Grand New Veloz 1.3 Rute Tol 21,3 Kpl
Bagai profesor kepada mahasiswanya, kami cukup takjub bisa disesaki sedemikian banyak informasi dalam waktu singkat tapi mudah dimengerti.

Menurut Hening, bikin peranti rem mobil seperti brake shoes atau brake pads juga ada seninya. Ibarat meski peranti rem itu benda mati tapi desainer sebagai peracik formula bahan-bahannya harus mengerti dampaknya bagi pengguna. Seperti jika ada permintaan agar mobil bisa direm pakem, maka harus ditakar seberapa pakem mobil itu berhenti. 

Tidak hanya kalkulasi bobot mobil, kecepatan mobil, hingga friksi dengan jalanan, tapi juga berujung kepada kenyamanan users. Dalam hal ini operator mobil alias driver dan juga penumpang.  

“Pernah kami bikin pakem sekali, tapi supirnya merasa enggak feeling dan penumpangnya enggak nyaman karena terdorong kedepan,” terang pria yang doyan ngebut dengan Mitsubishi GTO nya ini.
    
Karakter pasar domestik juga didalami oleh Hening dan tim di MK Prima. MK Prima sebagai suplayer OEM, OES dan aftermarket memberikan berbagai macam suguhan pilihan. 

“Kalau OEM berkaitan dengan  warranty dan performa,” tambah pria yang sudah 26 tahun bergelut dengan rem mobil ini. 

Kalau OES bisa jadi harga masuk sebagai pertimbangan. Uniknya untuk aftermarket bisa bermacam tipe disodorkan sesuai kebutuhan. Misalnya di MK Kashiyama ada dus kuning, biru dan merah. Tapi jangan khawatir semua sesuai standardisasi ISO 9001 2008 dan MK Kashiyama Shouten Corp, Jepang.

Masih banyak hal lain yang menarik akan diturunkan dalam artikel mendatang, seperti kisah MK Prima melayani permintaan ajaib para importir luar negeri hingga jenis produk dalam negeri.

EDITOR

Bagja

Top