Rabu,4 Mei 2016 09:05 WIB

Penulis: otomotifnet

Honda Mobilio Kreasi Anak Klub, Hilangkan Kejenuhan Standar

  • Foto: F Yosi/otomotifnet

    Robert Eka Sudah Ganti Tiga Kali

  • Foto: F Yosi/otomotifnet

    Robert Eka

  • Foto: F Yosi/otomotifnet

    Irvan Efendy Audio bagus Usir Rasa Jenuh

  • Foto: F Yosi/otomotifnet

    Irvan Efendy

  • Foto: F Yosi/otomotifnet

    Audio bagus Usir Rasa Jenuh

  • Foto: F Yosi/otomotifnet

    Hary Purwanto

  • Foto: F Yosi/otomotifnet

    Hary Purwanto Tampil Gaya Lawas

Jakarta - Sudah didesain menarik tak membuat personel klub Mobilio Community dari region Bekasi dan Yogyakarta ini menghentikan niatnya mendandani MPV Honda mobilio ini. Seperti dilakukan Robert Eka, Hary Purwanto dan Irvan Efendy. Mereka memodifikasi mobil demi kepuasan dan mengusir kejenuhan melihat mobil dalam keadaan standar. Hasilnya, bisa dilihat berikut ini. • (otomotifnet.com)

Hary Purwanto
Tampil Gaya Lawas

“Pelek jadi hal pertama yang saya ganti setelah beli mobil. Sebab dengan ganti pelek, tampilan langsung berubah,” ucap pemukim di Bekasi, Jawa Barat ini. Saat ini dipercayakan pada pelek HSR Rotiform ukuran 16 inci, dengan lebar 8,5 inci di depan dan 9,5 inci untuk bagian belakang. Menarik mencermati motif peleknya. Ternyata Hary ingin menampilkan nuansa old style pada Mobilio E CVT keluaran 2014 tersebut.

Sampai saat ini dirinya sudah mengganti pelek sebanyak 4 kali. Wajar saja, karena modifikasi atau penggantian pelek menjadi hal yang paling diminatinya. Selain pelek, Hary juga menyukai ubahan pada bodinya. Bumper depan, belakang serta side skirt sudah upgrade pakai tipe Prestige. Menariknya, bukan beli di dealer atau showroom, tapi justru mengandalkan limbah asuransi. Menurutnya bisa menghemat terbilang banyak.

Irvan Efendy
Audio bagus Usir Rasa Jenuh

Modifikasi yang paling digemarinya terletak pada audio dan in car entertainment. “Total saya keluar kira-kira Rp 20 juta untuk audio. Dan masih terus penyempurnaan,” ucap pemukim di Cikarang, Jawa Barat ini. Tatanan audio disematkan pada ruang bagasi mobil LMPV tersebut. Terdiri dari speaker coaxial, power, subwoofer, serta capasitor bank. Penataannya juga terbilang menarik.

“Saya sehari-hari ada di jalan, jadi butuh audio yang bagus untuk mengusir jenuh. Selain itu, saya juga senang nyanyi. Hitung-hitung menyalurkan hobi sambil nyanyi-nyanyi sendiri,” tuturnya sembari terkekeh. Sementara itu, untuk menyenangkan dan menghibur anak-anaknya, Irvan memasang headrest monitor pada bangku baris kedua. Selain bisa memutar DVD, juga bisa untuk bermain game.

Robert Eka
Sudah Ganti Tiga Kali

Untuk mengubah penampilannya, penggguna Honda Mobilio E M/T keluaran 2014 ini memilih aplikasi cutting sticker. Memanfaatkan warna asli mobil yang putih, permainan stiker pakai warna merah dan hitam. “Saya memang paling senang dengan cutting sticker. Terlihat sangat berbeda dengan aplikasi yang mudah,” sebut ‘warga’ Mobility dari Jogjakarta ini.

Bisa dibilang kreasi cutting stikernya tidaklah ekstrem, namun karena permainan warna yang mencolok jadi terlihat eye catching. Permainan cutting sticker dari Eka yang hobi segala tema racing yang dianutnya. Terlihat dari penggunaan kait towing dan juga beberapa instrument cluster tambahan di dasbor. Untuk aplikasi cutting sticker, Eka sudah berganti sebanyak 3 kali.

 

EDITOR

Bagja

Top