Jumat,20 Nov 2015 17:34 WIB

Penulis: otomotifnet.com

Toyota Kijang Innova

"Innova" Game Changer Di Tahun 2004

Foto: Dokumentasi Otomotif

Toyota Kijang 'Kapsul' dan Toyota Kijang Innova

Jakarta-Innova pada saat kehadiran perdananya tahun 2004 bisa disebut sebagai game changer di segmen MPV. Bagaimana tidak, waktu itu di pasar yang tersedia sebagai MPV murni baru VW Caravelle dan Mercedes-Benz Viano.     

Di luar itu yang diberi identitas sebagai ‘MPV’ adalah Mitsubishi Kuda, Isuzu Panther, dan Toyota Kijang ‘kapsul’. Umumnya berbasis kendaraan niaga, pikap, dengan penambahan ruang kabin secara utuh.

Nah, Innova pada rilis perdana sebelas tahun lalu muncul dengan tag line ’(R)evolution’. Karakter ‘kapsul’ nyata tak membekas, begitu juga dengan idiom ‘niaga’ yang tak lagi tersisa.

Karena peruntukkan yang lebih dominan buat manusia maka kontur mobil lebih rendah sekaligus panjang dibandingkan versi sebelumnya. Komposisi panjang-lebar-tinggi adalah; 4.555 x 1.770 x 1.745 (mm).

Memang semuanya masih bertumpu pada sasis. Tapi konstruksi kaki-kaki Innova bikin mobil ini diklaim lebih nyaman dan aman buat dikemudikan. Karena per daun di kaki-kaki belakang ditinggalkannya dan speknya berganti double wishbone (depan) dan sistem suspensi 4 link (belakang).

Soal nyaman, kabin ikutan kena imbasnya. Lagi-lagi, enggak ada cerita soal sterilnya kabin Si Kapsul. Struktur jok (3 baris) lebih rendah yang lumayan luks, diikuti oleh detail kabin yang senada. Untuk kelas V (paling mewah) panel dasbor sekilas serupa punya Camry versi tahun itu. Baik dari segi komposisi warna maupun desainnnya.

Ada 10 varian yang ditawarkan. Buat versi bensin, pakai mesin 2.0 liter berspek VVT-i. Sementara yang solar pakai mesin D-4D (2.5 liter). Masing-masing berdaya 136 dk (5.600 rpm) dan 1.2 dk (3.600 rpm). Torsi maksimalnya 18,5 Kgm (4.000 rpm) buat mesin bensin. Dieselnya, 26, 5 Kgm (1.600-2.400 rpm) untuk versi AT, 20,4 Kgm (1.400-3.200 rpm) untuk versi MT. eRIE (Otomotifnet.com)   

 

EDITOR

advetorials

Top