Kamis,5 Mei 2016 19:08 WIB

Penulis: Otomotifnet

Oto Figur

Kariyanto Hardjosoemarto, Kesalahan jadi Nilai Eksotika

Foto: toncil/otomotifnet

Kariyanto Hardjosoemarto. Kesalahan jadi Nilai Eksotika

Jakarta  -  Di tengah gempuran busana dari berbagai belahan negara, tentu sangat bijak jika terus melestarikan budaya dan ciri khas bangsa sendiri. Inilah yang dilakukan Kariyanto Hardjosoemarto, Deputy Director Sales Operation Mercedes-Benz Passenger Cars and Business & Network Development PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia.

Kecintaan terhadap batik menggiring dirinya terus menambah jumlah bahan batiknya. Menurutnya, dalam setiap guratan dan gambar batik yang terukir, memiliki makna tersendiri. “Tapi saya lebih senang dengan kain, bukan pakaian jadi. Sebab, ada gambar dan alur asli di situ,” ungkapnya.

Batik tulis menjadi yang paling dicari oleh pria kelahiran Magetan, Jatim ini. Memang, terkadang ada saja kesalahan kesalahan kecil pada batik tulis tersebut. “Tapi justru di situ nilai eksotisnya kain batik. Sehingga setiap batik tulis tidak memiliki guratan atau alur yang sama,” ucapnya.

Sampai saat ini, dirinya masih mengidolakan batik asal Yogyakarta dan Solo. Dua daerah ini memang tenar dengan kain batiknya. Meski juga banyak daerah yang memiliki batik, tapi belum bisa buat ia terpikat. • (otomotifnet.com)

EDITOR

Bagja

Top