Rabu,5 Okt 2016 15:00 WIB

Penulis: Bagja

Pabrikan Pasrah Mobil LCGC Dilarang untuk Taksi Online

Halaman 1 dari 2

Foto: F Yosi

Daihatsu Sigra

Jakarta - Pembatasan kapasitas mesin mobil yang digunakan untuk taksi online berpengaruh pada mobil berjenis LCGC yang memang secara kapasitas mesin dibawah standar dari aturan yang ditetapkan. Para pabrikan pun pasrah mobil LCGC dilarang.

Pelarangan tersebut secara umum terkait dengan masalah keamanan dan kenyamanan. Sehingga hanya mobil-mobil bermesin dengan kapasitas diatas 1.300cc yang boleh dipakai untuk taksi online. Apakah hal tersebut bisa jadi opini negatif terhadap mobil-mobil LCGC?

Toyota misalnya, tidak terlalu mempermasalahkan kalau mobil-mobil LCGC dilarang untuk taksi online. Toyota sendiri punya danalan Toyota Agya dan Toyota Calya disegmen tersebut dan yang disebut pertama sudah banyak digunakan sebagai taksi online.

"Prinsipnya Toyota dalam menyediakan produk selalu merujuk pada regulasi pemerintah yang berlaku, dalam hal produksi, fungsi serta peruntukkannya. Untuk taksi sendiri sudah ada Limo," ujar PR Manager Toyota Astra Motor, Rouli Sijabat.

Dilanjutkan dirinya, soal anggapan mobil LCGC tidak aman dan nyaman, dirinya mengungkapkan kalau hampir semua kendaraan Toyota yang dipasarkan di Indonesia memiliki fitur keselamatan standar seperti dual airbag dan rem ABS, juga setbelt di semua kursi," tambahnya.

Begitu juga dengan Honda, melalui Direktur Marketing dan Aftersales Service Honda Prospect Mototr, Jonfis Fandy mengaku akan mengikuti peraturan tersebut. Sehingga LCGC andalannya Honda Brio dilarang sebagai taksi online, tidak dipermasalahkan.

"Itu masalah kapasitas mesin, bukan keamanan dan kenyamanan. Aman dan nyaman ini lebih cenderung pemerintah tidak ingin mobil kecil diisi berlebihan. Itu terjemahan yang kami baca, jadi ikuti saja karena tujuannya baik," ujar Jonfis.

Sedang Daihatsu yang juga punya Daihatsu Ayla dan Daihatsu Sigra, memilih untuk tidak banyak berkomentar. "Itu aturan pemerintah, saya tidak berwenang menjawab regulasi kapasitas mesin 1.300cc tersebut. Soal aman atau tidak nyaman kan itu juga dari mereka," ujar Amelia Tjandra, Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor.

Next: Pasrah Meski Banyak Peminat Mobil LCGC untuk Taksi Online

Halaman 1 2

EDITOR

Bagja

Top