Selasa,15 Nov 2016 12:30 WIB

Penulis: Harryt MR

Pertamina: Isi Biosolar Pada Tanggal 11 November 2016, Ganti Rugi Bisa Koordinasi Dengan SPBU

Foto: Harryt/otomotifnet

Kendaraan yang mengalami masalah pascamengisi Biosolar terhitung sejak tanggal 11 November 2016, bisa tuntut ganti rugi kepada pihak SPBU terkait

Jakarta - Diberitakan sebelumnya, terkait temuan kasus Biosolar tercampur air, PT Pertamina Persero tengah melakukan investigasi.

Soal masalah ini, VP Corporate Communication Pertamina Persero, Wianda Pusponegoro, mengatakan proses ganti rugi terhadap konsumen yang kendaraannya bermasalah setelah melakukan pengisian solar pada tanggal 11 November 2016, bisa dikoordinasikan dengan SPBU dimana konsumen mengisi solar.

Wianda juga menghimbau masyarakat agar tidak khawatir karena Pertamina menjamin BBM yang disalurkan telah sesuai dengan standar spesifikasi, tepat volume dan disalurkan dengan pelayanan terbaik.

Pertamina juga terbuka memberikan ruang bagi aparat untuk ikut serta dalam menginvestigasi kasus ini, serta terus meningkatkan Quality Control sepanjang jalur distribusi mulai dari depot atau Terminal BBM sampai dengan SPBU agar dijalankan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

Seperti diketahui, pada Sabtu (12/11) sejumlah truk dan kontainer alami mogok akibat Biosolar yang digunakan tercampur air yang ditengarai setelah mengisi BBM di SPBU Cilincing.

Kejadian serupa juga dilaporkan konsumen setelah mengisi BBM di salah satu SPBU Kelapa Gading, Jakut, kendaraannya mengalami mogok (13/11).

Kemudian ditemui juga di salah satu SPBU Pertamina di Depok, Jabar (14/11). Atas dasar itu Pertamina memutuskan menarik seluruh pasokan Bio Solar ke SPBU.

“PT Pertamina Persero masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab adanya kandungan air dalam biosolar yang dilaporkan konsumen setelah mengisi bahan bakar tersebut di salah satu SPBU di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara,” terang Wianda Pusponegoro, VP Corporate Communication PT Pertamina Persero.

Lebih lanjut dirinya menyatakan setelah mendapatkan pengaduan dari masyarakat, Pertamina langsung mengambil tindakan cepat berkoordinasi dengan SPBU terkait untuk proses penanganan tanki timbun yang tercampur air.

“Kami segera kosongkan tanki tersebut untuk selanjutnya membawa biosolar ke Terminal BBM Plumpang guna proses investigasi,” bilangnya, ketika dihubungi (14/11). (otomotifnet.com)

Baca Juga: Kasus Biosolar Tercampur Air, Pertamina: Investigasi Masih Dilakukan Kepolisian Dan Internal

Kasus Biosolar Tercampur Air, Pertamina Tarik Seluruh Pasokan Biosolar Ke SPBU

EDITOR

Harryt MR

Top