Jumat,18 Sept 2015 14:03 WIB

Penulis: pewete pewete

Pilihan Mobkas di Bawah Rp 80 Juta, Banyak Peminat!

Foto: KYN

Pilihan Mobkas di Bawah Rp 80 Juta, Banyak Peminat!

Jakarta - Meskipun sudah hadir mobil Low Cost Green Car (LCGC) yang dibanderol terjangkau, tetap saja pasar mobkas yang beririsan harga tidak mati. Pasalnya, tidak sedikit yang beralasan minim daya angkut dan gengsi sebagai penyebab harga mobkas di bawah Rp 80 juta tetap dilirik ketimbang versi LCGC.

Seperti yang diutarakan Bei Budiono, selaku pemerhati mobkas, meskipun kendaraan seken di bawah Rp 80 juta terbilang lamban bergerak tapi peminatnya tidak sedikit. “Terutama di luar Jakarta, sejumlah kendaraan masih punya daya tarik karena gengsinya dianggap lebih menonjol,” jelas kolektor mobil antik sekaligus penikmat jual beli kendaraan bekas.

Hal senada juga dilontarkan Wahyudi selaku punggawa Optima Auto di ITC Permata Hijau, Jaksel. “Untuk mobkas di bawah Rp 80 juta, masih ada peminat terutama di kelas sedan atau hatchback,” bilangnya.

Nah, menyoal penyegaran kondisi mobkas di bawah Rp 80 juta jangan ragu, lantaran tidak sedikit kendaraan lawas yang masih terlihat fresh. Andaikan sudah terlihat kusam atau banyak baret halus, Anda bisa membawa kendaraan tersebut ke gerai car care.

Pun begitu, jangan lupa sebelum meminangnya, untuk memperhatikan sektor mesin dan kaki-kaki. Pasalnya, dua sektor tersebut yang paling banyak menyumbang kenyamanan dalam kabin. Penasaran dengan mobkas di bawah Rp 80 juta? Inilah sebagian daftarnya. Selamat memilih!•  (otomotifnet.com)




Daihatsu Gran Max.


Ada dua kapasitas mesin yang bisa Anda temui di pasar mobkas, yaitu 1.300 cc dan 1.500 cc. Model sliding door akan memudahkan akses keluar masuk penumpang dan barang. Melihat fenomena di pasar mobkas, ternyata kendaraan niaga berpenumpang ini terbilang laris. Estimasi harga Rp 65 juta hingga Rp 75 juta untuk tahun 2008 berkapasitas mesin 1.300 cc. Sementara itu model yang sama tahun 2011 untuk jarak tempuh yang masih rendah, yaitu 40 ribu km tahun 2011 ada yang menawarkan Rp 79 juta.



Suzuki Baleno Next-G.


Cukup nyaman berada di kabin kemudi meskipun tampilan dasbor terlihat ketinggalan zaman. Pesaing Toyota Vios dan Honda City ini dimunculkan pada tahun 2003 dengan mengusung mesin berkapasitas 1.500 cc. Estimasi harga untuk tahun 2006 bertransmisi manual ada yang buka harga Rp 77 juta. Sedangkan untuk tahun 2003 transmisi otomatis ada yang menawarkan Rp 72 juta.



Daihatsu Taruna.

Modelnya saat diminati saat kali pertama keluar ketika krisis moneter masih berusia setahun, yaitu 1999. Ruang kemudi memang agak sempit untuk seseorang yang memiliki tinggi badan di atas 170 cm dengan bobot 80 kg. Estimasi harga untuk Daihatsu Taruna CL M/T ada yang buka harga Rp 75 juta.



Toyota Soluna.

Sedan ini terbilang lawas dan masih diminati kalangan menengah ke bawah. Tidak terkecuali masuk di kelas ini adalah pelajar setingkat SLTA dan mahasiswa serta ibu-ibu berusia muda. Mengusung kapasitas mesin 1.500 cc yang mudah dalam hal perawatan. Estimasi harga untuk Toyota Soluna bertransmisi manual tahun 2001 ada yang buka harga Rp 65 juta hingga Rp 68 juta. Sementara untuk model yang sama tahun 2002 ada yang menawarkan Rp 72,5 juta.



Hyundai Trajet.


Mobil ini tetap diminati meskipun harganya beririsan dengan kendaraan jenis LCGC. Alasannya cukup jelas, yaitu mampu menampung sedikitnya tujuh penumpang serta kemudahan akses keluar masuk barang. Estimasi harga untuk Trajet M/T 2005 ada yang buka harga Rp 65 juta hingga Rp 68,5 juta di area Jakarta dan Jawa Barat.


EDITOR

Otomotifnet

Top