Jumat,28 Agust 2015 14:05 WIB

Penulis: bagja otomobil

Suzuki Ikutan 'Main' Hybrid di Indonesia, Ini Teknologinya!

Foto: Bagja

Suzuki Ikutan 'Main' Hybrid di Indonesia, Ini Teknologinya!


Tangerang - Seperti beberapa pabrikan di Tanah Air yang mulai coba-coba menawarkan mobil bermesin ganda hybrid, PT Suzuki Indomobil Sales pun enggak mau ketinggalan unjuk teknologi hybrid.

Adalah Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). "Perbedaan hybrid Suzuki dengan merek lainnya, SHVS ini memiliki prinsip kerja yang sangat sederhana," komentar Head of 4W Product Development PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra.

Teknologi ini sempat ditampilkan pada mobil konsep iM4 di Geneva Motor Show awal tahun ini. Bahkan untuk India, kemungkinan motor listrik pada SHVS bakal bersanding dengan mesin diesel dan akan disematkan pada Suzuki Ciaz. Besar kemungkinan Suzuki pun akan turut meramaikan segmen mobil hybrid di Tanah Air.

"SHVS sangat simpel, kita tetap menggunakan mesin, baterai. Dan nantinya mereka akan mempelajari sendiri, dimana kapan kendaraan butuh penggerak dari mesin bensin atau butuh tenaga dari baterai. Dijamin teknologi ini bakal lebih efisiensi bahan bakar," tambahnya.

SHVS merupakan sistem yang terdiri dari sebuah ISG (integrated starter generator), yang menghasilkan tenaga menggunakan motor listrik. Sistem ini juga sudah mengusung regenerative breaking, yang mengolar energi deselarasi roda menjadi sumber listrik untuk mengisi baterai.

Sistem regenerative breaking ini mulai aktif saat mobil melambat dari kecepatan di atas 30 km/jam, di mana posisi gigi tidak boleh netral. Indikator SHVS berwarna hijau akan menyala di tengah instrument cluster ketika sistem aktif.

Dan untuk semakin membuat irit BBM, didukung juga dengan sistem start/stop engine, sehingga ketika berhenti lebih dari 4-5 detik, mesin akan mati sendiri dan nyala secara otomatis ketika pedal rem diangkat atau pedal kopling ditekan pada transmisi manual.

Engine power Assist juga terintegrasi pada sistem hybrid SHVS. Dimana tenaga mesin bakarnya bisa menjadi penolong untuk memberikan tenaga lebih saat mobil sedang berjalan. 

Bahkan, fitur ECO juga sudah tersedia, sehingga ada indikator perpindahan gigi yang menunjukkan waktu yang ideal untuk menggeser gigi untuk konsumsi bahan bakar yang lebih baik. Sejauh ini, klaim konsumsi bahan bakar dari SHVS mendekati 30 kpl.

Suzuki mengungkapkan kenapa akhirnya ikut bermain disegmen mobil hybrid, karena semakin hari teknologi hybrid paling realistis dan cukup terjangkau untuk dipasarkan. 

"SHVS ini masih studi, saat ini perkenalan produk, harapan kami bisa meluncurkan di Indonesia," tutupnya. Semoga saja benar, Suzuki bisa menawarkan mobil berteknologi tinggi tapi dengan harga terjangkau. (mobil.otomotifnet.com)

EDITOR

fauzi

Top