Senin,3 Okt 2016 15:15 WIB

Penulis: Arief Aszhari

Ubahan Ciamik Duet Surabaya, Jawara Jazz Brio Tunning Contest 2016

Foto: Arief

Honda Jazz Deny Kristanto berhasil menyabet gelar King of Jazz JBTC 2016

Jakarta- Gelaran Jazz dan Brio Tunning Contest (JBTC) 2016 yang digelar oleh PT Honda Prospect Motor (HPM), telah resmi mengumumkan jawaranya di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat (1/10).

Kontes adu 'ganteng' Honda Jazz ke-11 dan Brio ke-2 ini telah memutuskan Deny Kristanto (Surabaya) sebagai King of Jazz dan Akta Kusuma (Surabaya) sebagai King of Brio.

"Saya bersyukur banget bisa menang banyak kategori, dengan konsep modifikasi mobil saya Street Racing, lebih terinspirasi dari mobil-mobil balap Jepang. Paling suka sama ubahan velg karena ini kita datangkan langsung dari Jepang," ujar Deny Kristanto, King of Jazz JBTC 2016 sesaat pengumuman King of Jazz di Taman Anggrek, (1/10).

Tidak tanggung-tanggung memang, Honda Jazz garapan bengkel modifikasi RVS Surabaya ini total menyabet tujuh kategori, yaitu The Best Jazz Body Conversion, The Best Jazz In Car Entertainment, The Best Jazz Gadget Implementer, The Best Jazz Rims, The Best Jazz Body Kit, dan The Best Jazz Interior Design.

"Kita hanya meleset di Under Carriage, karena salah persepsi dari keinginan juri. Kita pakai air suspension padahal kalau tema street racing harusnya pakai coilover," jelas salah satu mekanik RVS Surabaya.

Tidak kalah dengan Jazz milik Deny Kristanto, Akta Kusuma (Surabaya) sebagai King of Brio juga menyabet tiga kategori JBTC 2016, yaitu The Best Brio Gadget Implementer, The Best Brio Under Carriage, dan The Best Brio Body Kit.

"Untuk tema Brio saya Futuristik, karena memang dipakai harian. Untuk ubahan body kit, velg, interior, audio, dan terakhir mesin. Bersyukur banget bisa jadi King," jelas Akta yang saat ini masih berkuliah S2 di salah satu perguruan swasta di Surabaya.

Menurut Akta, ubahan yang paling menjadi favoritnya di Brio ini adalah mesin, karena telah menggunakan turbo dan mengganti piggyback, sehingga memiliki tenaga yang lebih besar.

"Saya suka kecepatan, jadi saya paling suka mesin ini. Memang belum sempat di dyno, jadi belum tahu tenaganya naik berapa, tapi sudah cukup puas diajak ngegas di jalan," tutup Akta.(otomotifnet.com)

 

Honda Brio King of BrioHonda Brio Akta Kusuma King of Brio Tuning Contest 2016

 

EDITOR

Haryadi Hidayat

Top