Sabtu,27 Agust 2016 09:16 WIB

Penulis: otomotifnet

Wawancara Sang Perancang Datsun Go-Cross, Kupas Tuntas Seluk Beluk Crossover Murah

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Mengutamakan Perasaan Protektif

Jakarta - Mampir ke booth Nissan-Datsun di GIIAS, tampak ada GO Cross, calon crossover murah dari pabrikan Jepang. Memang masih berwujud konsep, tapi OTOMOTIF beruntung sempat bertemu langsung dengan pria di balik desain stylish-nya. Kei Kyu, Executive Design Director for Datsun, menceritakan berbagai hal mengenai bagaimana sang mantan desainer Infiniti ini menciptakan karya terbarunya tersebut.
Berikut hasil interview OTOMOTIF dengan Kyu San:  

O: OTOMOTIF
K: Kei Kyu

O: Apa benar GO Cross Concept memiliki basis GO+? Karena menurut kami, bentuknya tidak terlihat sama.
K: Ya benar basisnya GO+, secara dimensi lebih besar dibanding GO+. Lebih panjang karena pelindung bagian bawahnya dan lebih lebar untuk stance yang lebih baik, namun wheelbase-nya tetap sama. Konfigurasi tempat duduk juga tetap 5+2.

O: Apa yang menginspirasi anda dalam membuat crossover ini?
K: Kami memikirkan bagaimana kami dapat memberikan sebuah bodi mobil yang bersifat lebih melindungi dan lebih kuat dari sebuah SUV kepada konsumen. Juga di atas itu, kami mau bagaimana impresi pertama seseorang ketika melihatnya, GO Cross seperti lebih fokus untuk protective dan robust dibanding GO+, sehingga memberi nilai percaya diri yang lebih terhadap kendaraannya.

O: Kalau tidak salah, GO Cross mengkombinasikan karakter SUV dan MPV sehingga menjadi crossover? Karakter mana yang diambil dari MPV dan mana yang dari SUV?
K: Benar. Daerah yang memiliki komponen hitam pada area bodi bagian bawah menunjukkan sisi yang terasa lebih melindungi, juga fender yang lebih lebar dan ban lebih besar, menunjukkan dynamic stance. Kedua hal tersebut adalah area SUV. Sedangkan area MPV ditunjukkan oleh ruang dan ukuran luas yang pantas untuk disebut MPV dari GO+.

O: Apa yang penting dalam mendesain GO Cross?
K: Target kami adalah pembeli mobil pertama, sehingga yang utama adalah soal gaya (styling) dan desain.

O: Apakah versi produksi masalnya juga akan terlihat seperti ini?
K: Dua key person bekerja hingga konsep ini jadi dalam waktu hampir setahun. Kami akan tetap mempertahankan filosofinya saat diproduksi. Soal desain, tentu akan dijaga ke arah yang sama, dengan kepedean styling, hingga ke detail dari lampu depan dan fog lamp yang khas.

 

EDITOR

Bagja

Top