Sabtu,12 Nov 2016 13:27 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Benelli Zaferano 250, 2014, Unleaning Reverse Trike

  • Foto: Gombak/otomotifnet

    Modifikasi Benelli Zaferano 250

  • Foto: Gombak/otomotifnet

    Agar stabil, jarak antar roda depan dibuat lebih lebar

  • Foto: Gombak/otomotifnet

    Bagian atas sokbreker terkunci langsung ke braket subframe. Otomatis mengunci gerak roda depan jadi unleaning

  • Foto: Gombak/otomotifnet

    Wuih ada sway bar mengurangi limbung

  • Foto: Gombak/otomotifnet

    Jangan menikung terlalu kencang, roda depan bisa terangkat seperti ini

Solo - Ini adalah reverse trike atau motor roda tiga dengan dua roda di depan karya Rwin Development Solo untuk yang kesekian kali. Bedanya, dua roda depan modifikasi Benelli Zaferano 250 ini didesain fix, unleaning! Loh kenapa malah jadi kaku mirip becak?

Padahal rumah modifikasi yang digawangin Rubiyanto ini terkenal dengan konstruksi leaning reverse trike, roda depan bisa menyesuaikan kemiringan motor saat menikung juga kondisi jalan. Persis Piaggio MP3 atau Gilera Runner.

“Yang ini saya sebutnya unleaning reverse trike. Ketika melakukan cornering, roda depan enggak ikut miring, tetap tegak,” jelasnya seraya menyebutkan jika ubahan ini sesuai dengan permintaan dari Tjoa Kuo Wei sang pemilik motor yang mengalami kelumpuhan sendi di salah satu kaki. 

Atas pertimbangan kemudahan naik dan turun juga mendapatkan balance saat berkendara maka konstruksi roda depan dibuat unleaning. Agar lebih balance jarak dua roda di depan juga dibuat lebar, mencapai 105 cm. Ini lebih lebar dari skutik trike buatan Rubiyanto sebelumnya.

Di depan dipasang tubular sub frame berbahan chromoly denum 2,8 mm yang diikat kuat ke rangka motor. Dari sub frame ini, konstruksi upper dan lower wishbone, serta komponen steering rod dipasang.

Oh ya, ada juga sway bar berbahan spring steel berdiameter 16 mm yang terhubung dengan lower wishbone, dipasang untuk mengurangi limbung. Tampak pula dua unit sokbreker tabung yang terpasang dengan kemiringan 35º dengan posisi saling berlawanan.

Namun bila diamati, bagian atas sokbreker terkunci langsung ke braket subframe. Otomatis mengunci gerak roda depan, enggak ikut miring ketika motor melakukan cornering. Inilah pembeda dengan sistem leaning. Imbasnya, ketika manuver cornering dengan kencang roda depan mudah terangkat.

Tapi saat parkir, Benelli ini berdiri gagah tanpa perlu bertumpu pada standar. “Ini memudahkan dia untuk naik ke motornya,” tutup Rubiyanto. Sip, disesuaikan dengan kebutuhan! • (Gombak / otomotifnet.com)

Plus: Disesuaikan dengan kondisi tubuh sang pemilik motor
Minus: Jangan menikung terlalu kencang ya! 

Modifikasi Benelli Zaferano 250

Data Modifikasi:
Pelek : Mitsubihi Mirage R14 lebar 5 inci
Ban : Corsa 120/70R14
Wheelhub : Custom
Sokbreker : Variasi
Steering Knuckle : Minicab
Sub frame depan : Custom
R Win Development : 085740099945

EDITOR

Dimas Pradopo

Top