Senin,12 Okt 2015 14:51 WIB

Penulis: pewete pewete

Modifikasi BMW R65 1978 Jaran Kore, Terbang ke Balikpapan

Foto: Kustomfest, OTO-Sigit

Modifikasi BMW R65 1978 Jaran Kore, Terbang ke Balikpapan


Dalam bahasa Jawa, Jaran Kore berarti kuda liar yang sulit ditaklukan


Yogyakarta - Pada penyelenggaraan sebelumnya, Kustomfest pernah memberikan hadiah lucky draw bagi pengunjung berupa Triumph ol skol chopper, Harley-Davidson Sportster 1200 cafe racer hingga VW Bettle hot rod. Dan tahun ini, konsep yang disuguhkan cukup berbeda, motor turing BMW R65 bermesin Boxer 650 cc disulap jadi traditional scrambler.


Tangki tanpa cat, aluminium dipoles sampai mirip kaca

Hasilnya, motor berjuluk ‘Jaran Kore’ ini. “Jaran Kore kami ambil namanya sesuai dengan tampilan motornya, diibaratkan sebagai kuda liar yang sulit untuk ditaklukan,” buka Lulut Wahyudi, owner Retro Classic Cycles (RCC) yang juga Director Kustomfest.


Mesin 650 boxer ditingkatkan performannya

Motor yang awalnya berkesan ‘bapak-bapak’ ini dihajar habis! Bodinya dilucuti dan rangka dicustom ulang. Dipotong lebih pendek dan diberi sub frame baru. Sedang bodinya, mulai dari tangki, cover headlamp sampai area buntut terbuat dari aluminium yang dibentuk handmade dan dipoles sampai mengilap mirip kaca.


Knalpot custom dari titanium, super ringan

“Jaran Kore merupakan konsep penggabungan pure metal sentuhan engineering RCC antara chromolly, aluminium dan titanium. Seperti sub frame berdimensi kecil dari chromolly, material tangki dari aluminium dan aksen titanium dari rancangan knalpot,” jelasnya.


Sub frame dipangkas habis, sok Ohlins makin terekspos

Sesuai konsep scrambler, kaki-kaki didesain dua alam dan banyak menggunakan part untuk motor trail. “Untuk yang satu ini kami mengacu pada stabilitas dan juga handling untuk bisa digunakan di medan ekstrem sekalipun,” papar Lulut.


Teddy Wahyudi asal Balikpapan, bawa pulang Jaran Kore

Sok depan pakai tipe upside down mirip peredam kejut trail special engine nih. Agar terpasang sempurna RCC membuat sendiri segitiga atas bawah lewat proses CNC. Sedang yang belakang pakai Ohlins. Pelek standar dengan bentuk palang yang unik di kawinkan dengan ban pacul Zeneos special order.


Untuk mesin, tidak mau dibiarkan standar, setelah direkondisi dengan komponen baru, rasio kompresi ditingkatkan, ganti cam dan karburator pakai Mikuni. Knalpot dirancang ulang berkonfigurasi 2-1 dari Titanium.



Dan akhirnya, hadiah lucky draw pengunjung Kustomfest 2015 ini jatuh ke tangan Teddy Wahyudi. Pria asal Balikpapan yang tinggal di Yogyakarta ini mengaku kaget. “Saya datang karena ajakan teman, eh malah menangin motor keren,” ungkap pengusaha konveksi ini. Selamat! • (otomotifnet.com)

DATA MODIFIKASI:
Rangka : Redesign by RCC Sok depan : Upside-down Setang : Moto-x style by RCC Triple tree : Fully CNC Aluminum Sok belakang : Ohlins Ban : Zeneos special order Karburator : Mikuni race flatside Oli : Motul Knalpot : Titanium by RCC Transmisi : BMW 4 speed rebuilt by RCC Wiring system : by RCC Headlamp : 4,5 inch Sportster Sepatbor depan : Aluminium by RCC Tangki : Aluminium by RCC Tutup tangki : Aluminium by RCC Headlamp cover : Aluminium by RCC Jok : Custom by RCC Petcock : Aluminium by RCC

EDITOR

Otomotifnet

Top