Kamis,25 Feb 2016 13:45 WIB

Penulis: Otomotifnet

Modifikasi Ducati Monster 795, The Ducafe Si Ducati Cafe Racer!

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Headlamp kekininan, sudah pakai LED lengkap dengan DRL

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Tangki masih mirip bawaan Ducati monster, lebih klasik dengan sabuk kulit di atasnya

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Double disc brake tetap terpasang sempurna di teromol custom buatan SM

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Jangan sembarang pegang dua lubang di buntut, itu ujung knalpot bro!

  • Foto: Sigit

    Ducati Cafe Racer Studio Motor

  • Foto: Sigit

    Ducati Cafe Racer Studio Motor

  • Foto: Sigit

    Ducati Cafe Racer Studio Motor

  • Foto: Sigit

    Ducati Cafe Racer Studio Motor

Ducati Cafe Racer Studio Motor
Ducati Cafe Racer Studio Motor

Terdengar mudah saja menggabungkan Ducati dan konsep balap jalanan cafe racer, tapi nyatanya..

Jakarta - Sebut saja namanya The Ducafe” buka Donny Arianto dari rumah modifikasi Studio Motor (SM) di Bintaro, Tangsel sambil menunjuk Ducati Monster 795 berwarna biru-putih ini. Dari namanya, terdengar mudah saja menggabungkan Ducati dan konsep balap jalanan cafe racer. Namun nyatanya mewujudkannya dalam bentuk motor yang sempurna diakuinya cukup sulit.

“Mencari inspirasi di Google saja hasilnya nihil,” buka pria yang gemar berkemeja flanel ini sambil corat-coret desain sendiri. Setelah desainnya fix pun masih geleng-geleng kepala. “Desain kali ini membuat saya harus banyak mengorbankan komponen bawaan motor, termasuk sasis tubularnya juga harus diubah,” beber Donny yang juga hobi fotografi sambil melepas kaki-kaki standarnya. Loh kenapa roda duluan yang dioprek?

“Agar gampang menyesuaikan dengan dimensi rangka dan bodi custom,” jelasnya. Pelek diganti TK Japan dikawinkan dengan teromol handmade dari besi yang dibuatnya sendiri. Lanjut potong rangka, enggak tanggung-tanggung, dari tengah ke belakang dipapas habis. Gantinya pipa besi yang punya diameter mirip dengan tubular rangka utama moge bermesin 2 silinder ini. Sub frame ini tak lagi nungging tapi justru jadi datar sampai ke belakang.

Sedang untuk bodinya, plat 1,2 mm diolah jadi tangki, fairing juga buntut. “Tangki sengaja mempertahankan ciri khas Monster, tapi dibuat lebih klasik dengan sudut kotak dan lis kulit di bagian atas,” rincinya.  Area buntut juga tak kalah eksotis, ujung knalpot muncul dari sisi samping.

“Biar enggak mainstream bro,” lanjut ayah dari dua anak ini. Finishing, lampu pakai LED yang dilengkapi fitur day running light (DRL). Warna kulit jok hitam dipadu lis hijau-putih-merah seperti bendera Italia di tangki, menguatkan nuansa negeri Pizza. Perfetto! (otomotifnet.com)

Ducati Cafe Racer Studio Motor
Ducati Cafe Racer Studio Motor

Data modifikasi
Headlamp: DRL Headlight
Lampu Sein: Rizoma
Stoplamp: Aftermarket
Spion Bar end: Aftermarket
Setang: X-Race
Footstep: GM motorsports
Pelek depan: TK Japan 3.50x17
Pelek belakang: TK Japan 5.00x17 Inch
Ban depan: Pirelli Diablo Super Corsa 120/70-17
Ban belakang: Pirelli Diablo Super Corsa 180/60-17
Knalpot: Custom by Studio Motor

EDITOR

Dimas Pradopo

Top