Rabu,23 Nov 2016 11:24 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Harley-Davidson Sportster 2005, Juara di Hati

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Modifikasi Harley-Davidson Sportster, Juara di Hati

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Headlamp dari foglamp mobil, mungil namun unik

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Tangkinya simpel dangan warna biru mix rusty

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Sepatbornya dibuat mepet ban bergaya hornet café racer

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Knalpot dibuat ulang yang dilapis dengan krom

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Sok depan andalkan kepunyaan Kawasaki ZX-10 yang dikombinasikan dengan triple tree Aprilia

Yogyakarta - Meskipun enggak dapat gelar juara di Kustomfest 2016, Modifikasi Harley-Davidson Sportster lansiran 2005 garapan Queen Lekha Custom (QLC) ini tetap juara. “Saya enggak peduli, yang penting motor ini selalu menang di hati saya,” buka Lutfi Gendon Ardhika.

Ternyata motor asal Amrik ini sudah menemani Lutfi selama 11 tahun, pantas saja ikatan emosionalnya cukup erat. Dari masih standar ting-ting sampai full custom seperti saat ini.

“Awalnya agak berat untuk ubah tampilannya, tapi berhubung gitu-gitu aja bentuknya, biar gak bosan makanya dirombak abis,” ungkapnya. Diskusi dengan Agung Satria, builder QLC, dipilih gaya ‘speed chopper’.

Namun agar bisa dikembalikan standar lagi, rangka bawaan disimpan, cuma mesin yang diambil. “Saya buat frame baru dari besi seamless 4 mm dengan model rigid yang jadi ciri khas chopper,” sahut Yaya, panggilan karib builder yang bermarkas di Perumahan Green House, Karangkajen Mergasan, Yogjakarta ini.

Agar konsep racing kuat, suspensi depan comot upside down milik Kawasaki ZX-10R yang dikombinasi dengan triple tree Aprilia. Kontras dengan part modern, tangki dan sepatbor belakangnya malah sengaja dibuat kusam agar terlihat lawas.

Modifikasi Harley-Davidson Sportster
Sok depan andalkan kepunyaan Kawasaki ZX-10 yang dikombinasikan dengan triple tree Aprilia

“Pada bodi, saya mau ngeluarin unsur balap jadul khas café racer di bagian spatbor yang mepet dengan ban. Gaya ini namanya hornet café racer,” bilangnya.

Sedang untuk kaki-kaki, tetap gendut biar mantap saat cornering. Pelek depan ring 19 inci dibalut ban Firestone 4.00x19 inci, sedang yang belakang pilih ring 16 inci dibalut ban merek yang sama ukuran 5.00x16, cakep!

“Pelek sengaja incar yang jari-jari, agar kesan old school-nya lebih keluar,” jelas Yaya lagi. Terakhir, ia menambahkan aksesori pendukung seperti fog lamp yang difungsikan jadi head lamp.

Wajar saja jika Lutfi mengidolakan motornya sendiri, ganteng sob! (Sigit / otomotifnet.com)

Plus: Mix and match warna juga aksesori enggak lebay, pas!
Minus: Minim perangkat lalu lintas nih!

Data modifikasi
Headlamp : custom foglamp
Setang : aftermarket
Triple tree : Aprilia
Upsidedown : Kawasaki ZX-10
Bodi : custom
Rangka : custom
Cat : Queen Lekha
Knalpot : Queen Lekha
Pelek : Aftermarket
Ban : Fire Stone
Queen Lekha Custom : 081328252627

 

 

 

EDITOR

Dimas Pradopo

Top