Kamis,25 Agust 2016 15:23 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Honda CB400 Cafe Racer, Sketsa Buat Jatayu

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Lampunya unik pakai LED Autovision, “Biar lain dari yang lain,” beber Darrius

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Kaki-kaki depannya mewah, upside down dipadu dengan kaliper radial dan pelek ZX-6R

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Jok kotak-kotak, memberikan sedikit kesan klasik

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Buntutnya pendek namun dilengkapi dengan perangkat lalu lintas seperti stoplamp dan sein

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Biar enggak dibilang cupu sama teman-temannya, Darrius ganti knalpotnya pakai MGP carbon, ganteng!

Sudah dibekali sketsa, kerja Budi Udin Fakkar, bos Jatayu tentunya lebih mudah. Enggak perlu ribut lagi soal konsep kan?

Jakarta - Lama tak terdengar hasil karyanya, Jatayu Motor Sports (JMS) yang kini bermarkas di Jl. Tubagus Angke, Jakbar nongol lagi di OTOMOTIF. Kali modifikator yang karyanya sempat heboh di awal 2000-an ini berkolaborasi dengan Darrius Deluo, pemilik CB400 lansiran 1998 yang menyodorkan konsep café racer.

Darrius begitu ia disapa awalnya hanya membuat sketsa sekedar corat-coret, kemudian dirasa keren sehingga membuatnya percaya diri untuk mewujudkan. Sebuah moge empat silinder lawas ditebus dari seorang teman lalu diserahkan pada pentolan JMS.

Honda CB 400 1998 Sketsa Jatayu
 

“Padahal awalnya cuma iseng bikin sketsa, karena dari dulu memang suka gambar, eh pas bikin banyak malah beneran kecantol sama satu sketsa yang saya buat,” tuturnya pada konsep ‘Neo Cafe Racer’ yang dipilihnya.

“Gambarnya saya detailing lagi, biar modifikatornya lebih mudah mewujudkan keinginan saya dan kerjanya bisa lebih cepat,” tutur Darrius yang digarasinya juga punya MV Agusta F3 675. Warga Pluit, Jakut ini akhirnya menjatuhkan pilihan pada JMS sebagai eksekutor, dipilih salah satunya karena lokasinya dekat sama rumah.

Sudah dibekali gambar oleh lulusan First Media Desain School Singapore, kerja Budi Udin Fakkar, bos JMS tentunya lebih mudah. Enggak perlu ribut lagi soal konsep kan? Hehe.. Agar kesan Neo atau modern lebih keluar, kaki-kaki diupgrade. “Sok depan model teleskopik kelihatan jadul, langsung diganti pakai upside down kepunyaan Kawasaki ZX-10R.

Warna gold biar ngejrenk dan mewah,” terang Budi yang juga pasang kaliper Tokico 4 piston model radial sesuai braket di suspensi baru. Sedangkan untuk peleknya, original part Kawasaki ZX-6R tahun 2001 dipilih. Kelar urusan kaki, Budi langsung lanjut membuat tangki dan buntut tawon yang terbuat dari serat fiber.

“Biar buntut tawon tadi bisa dipasang, frame belakang sedikit dipotong, jadi lebih seksi dan montok tuh,” yakin pria berbadan kekar yang aplikasi carbon kevlar di side cover, sepatbor depan dan cover radiator. Makin keren, warna space grey dipilih.  “Setelah finish, ganteng gila euy! Gue suka banget,” tutup Darrius kegirangan. (Otomotifnet.com)

Honda CB 400 1998 Sketsa Jatayu
 

Plus: Konsep keren, motor tua jadi terlihat lebih muda
Minus: Ada beberapa parts yang berkarat, poles lagi sob!

Data Modifikasi
Handle kopling : Puig
Headlamp : LED Autovision
Master rem : Brembo RCS19
Sok Upsidedown : Kawasaki ZX-10R
Kaliper : Tokico
Jok : Nappa custom
Body : Fiber by JMS
Side cover : Carbon by JMS
Sepatbor depan : Carbon by JMS
Pelek : Kawasaki ZX-6R
Selang rem : Hell
Jatayu Motor Sports : 0811839391

EDITOR

Dimas Pradopo

Top